KLIKFAKTA38, SUNGGAL – Tim Penilai Lomba Desa Sehat Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 melakukan kunjungan penilaian lapangan ke Desa Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, pada Senin, 26 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memberikan apresiasi kepada desa-desa yang aktif berkontribusi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Tim penilai yang hadir terdiri atas Dr. Ade Wahyuni Azhar, S.Pd., M.A.P., H. Alpian, S.H., M.H., Rosmaita Sinaga dari Dinas Kesehatan serta Sugiarto Sitohang, S.T., dari Bappeddalitbang Kabupaten Deli Serdang.
Kedatangan tim disambut oleh Camat Sunggal, M. Guntur Endar Bumi Nasution, S.STP., bersama Kepala Desa Sei Mencirim, Sugeng Suheri, beserta jajaran dan unsur masyarakat desa.
Lomba Desa Sehat Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 bertujuan memberikan penghargaan dan apresiasi kepada desa yang telah berupaya secara bersama-sama mendukung visi Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, M.Ked (PD), Sp.PD., dan Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, S.S., yakni “Mewujudkan Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera, Religius dan Berkelanjutan.”
Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong desa untuk terus mengembangkan inovasi, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat keberlanjutan program yang memberikan manfaat nyata bagi warga.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Sunggal, M. Guntur Endar Bumi Nasution, S.STP., menyampaikan bahwa penetapan desa yang mewakili Kecamatan Sunggal dalam Lomba Desa Sehat Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 telah melalui proses seleksi internal tingkat kecamatan.
Menurutnya, Kecamatan Sunggal mengusulkan dua desa sebagai perwakilan, yaitu Desa Sei Mencirim dan Desa Sei Semayang. Kedua desa tersebut dipilih melalui proses seleksi internal sebagai bentuk upaya mendorong desa-desa di wilayah Kecamatan Sunggal untuk meningkatkan kualitas program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Keikutsertaan Desa Sei Mencirim dalam penilaian tingkat kabupaten diharapkan dapat menjadi motivasi bagi pemerintah desa, kader kesehatan, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh warga untuk memperkuat budaya hidup sehat dan kepedulian sosial.
Salah satu inovasi berkelanjutan yang menjadi perhatian di Desa Sei Mencirim adalah Gerakan Ambulance Ummat Peduli Desa (GerupDe). Inovasi ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang diarahkan untuk membantu masyarakat melalui layanan ambulans bagi warga yang membutuhkan.
Keberadaan GerupDe menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam membangun pelayanan sosial yang responsif terhadap kebutuhan warga. Inisiatif tersebut juga mencerminkan semangat gotong royong dalam memperkuat akses masyarakat terhadap bantuan transportasi untuk keperluan kesehatan.
Inovasi berbasis kepedulian masyarakat seperti GerupDe memiliki arti penting dalam pembangunan desa sehat. Selain mendukung kebutuhan pelayanan kesehatan, gerakan tersebut dapat memperkuat solidaritas sosial dan mendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan desa.
Keberlanjutan inovasi ini diharapkan dapat terus diperkuat melalui pengelolaan yang baik, keterlibatan masyarakat, serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Pelaksanaan penilaian lapangan di Desa Sei Mencirim menjadi kesempatan bagi tim penilai untuk melihat secara langsung berbagai upaya pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya desa sehat. Penilaian ini juga menjadi sarana untuk mengidentifikasi praktik baik dan inovasi lokal yang berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan.
Keberhasilan pembangunan desa sehat tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kesadaran, partisipasi, dan kerja sama seluruh unsur masyarakat. Karena itu, inovasi yang berorientasi pada kebutuhan warga perlu terus dipelihara dan dikembangkan agar memberikan dampak jangka panjang.
Melalui Lomba Desa Sehat Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026, diharapkan semakin banyak desa yang terdorong untuk membangun lingkungan sehat, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mengembangkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang, yaitu mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan. (red/kf38)















