KLIKFAKTA38 – SURABAYA, Berita Utama — Suara dentuman keras yang sempat dikira gempa bumi menggegerkan warga di kawasan Jalan Kupang Segunting IV, Kelurahan Dr. Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya, pada Senin (26/10/2026) pagi. Ledakan dahsyat yang diduga dipicu oleh kebocoran tabung gas elpiji 12 kilogram tersebut mengakibatkan belasan rumah warga mengalami kerusakan dan dua orang lanjut usia (lansia) dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, insiden terjadi sekitar pukul 07.22 WIB. Akibat kuatnya gelombang kejut ledakan, belasan bangunan yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari rusak berat, sedang, hingga rusak ringan pada bagian atap dan kaca.
Dua Korban Mengalami Luka-Luka
Dua lansia terluka akibat reruntuhan bangunan dan sambaran api. Korban teridentifikasi sebagai Jeni (75), pemilik rumah pusat ledakan, dan Rut (76), tetangga korban.
“Kedua korban luka sudah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RSUD Dr. Soewandhi serta RSUD William Booth. Salah satu korban mengalami luka bakar cukup serius hingga sekitar 60 persen,” ujar petugas kedaruratan di lokasi.
Diduga Akibat Akumulasi Gas Bocor
Salah seorang saksi mata di lokasi kejadian, Agus Pramono, menuturkan bahwa getaran saat ledakan terjadi terasa sangat kuat.
“Kejadiannya sekitar pukul 07.15 WIB, terasa seperti gempa bumi. Warga kaget dan langsung berhamburan keluar begitu mendengar dentuman disusul teriakan,” kata Agus.
Menurut saksi dan hasil pemeriksaan awal, saat kejadian tidak ada aktivitas memasak di dalam rumah sumber ledakan. Kebocoran gas diduga sudah berlangsung dalam kondisi ruang tertutup hingga memicu akumulasi gas elpiji. Diduga terdapat pemicu atau percikan api kecil yang seketika menyambar gas tertimbun tersebut hingga memicu dentuman dahsyat.
Olah TKP dan Pembersihan Puing
Tim Inafis Polrestabes Surabaya bersama personel BPBD Kota Surabaya langsung mengamankan area dan melakukan olah TKP. Petugas telah mengamankan barang bukti berupa satu tabung elpiji 12 kilogram dan satu unit kipas angin dari dalam rumah untuk penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti pemicu api.
Sementara itu, petugas BPBD Surabaya memfokuskan tindakan pada pembersihan puing-puing bangunan yang runtuh serta memasang garus pengaman agar warga tidak mendekat ke lokasi yang dinilai belum stabil. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan ventilasi udara tercukupi di area dapur dan rutin memeriksa regulator tabung gas guna mengantisipasi bahaya kebocoran.
Abduh HMR


















