KLIKFAKTA38 – JAKARTA — Gelaran signature tahunan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI), BSI International Expo 2026, mencatatkan prestasi memukau selama tiga hari penyelenggaraannya di Jakarta. Ajang pameran industri halal dan keuangan syariah skala internasional tersebut sukses membukukan total transaksi senilai Rp5,38 triliun dan menyedot perhatian hingga 65.800 pengunjung.
Capaian nilai transaksi ini melonjak lebih dari dua kali lipat jika dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun sebelumnya yang mencatatkan Rp2,66 triliun. Pertumbuhan signifikan tersebut menjadi bukti nyata pesatnya penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional di tengah masyarakat.
Direktur Utama BSI, Hery Gunardi (atau jajaran direksi BSI), menyampaikan bahwa gelaran expo ini dirancang bukan sekadar pameran produk keuangan, melainkan sebagai wadah akselerasi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar berdaya saing global.
“Kami ingin membantu pelaku usaha naik kelas, memperkuat daya saing, dan memiliki kesiapan untuk memasuki pasar global. Melalui BSI International Expo, kami menegaskan komitmen memperkuat ekosistem ekonomi syariah agar produk lokal mampu menjadi local champion di kancah internasional,” ujar pihak manajemen BSI dalam keterangan resminya.
Dorong Ekosistem Halal & UMKM
Penyelenggaraan BSI International Expo 2026 menghadirkan sebanyak 426 tenant yang terdiri dari beragam industri halal, mulai dari modest fashion, kuliner halal, ekosistem haji dan umrah, otomotif, properti, hingga layanan finansial digital syariah.
Selain memfasilitasi transaksi ritel antar-konsumen, acara ini menyediakan Business Hub yang mempertemukan para pelaku UMKM lokal dengan pembeli (buyer) dan investor internasional guna memperluas potensi ekspor.
Di sisi lain, antusiasme masyarakat tampak dari padatnya area pameran sejak hari pertama. Tingginya angka kunjungan yang menembus 65.800 orang didorong oleh kehadiran ajang diskusi business matching, seminar edukasi keuangan syariah, hingga panggung hiburan dan literasi inklusi keuangan.
Dengan kesuksesan edisi 2026 ini, BSI terus mengukuhkan posisinya sebagai penggerak utama (engine of growth) pengembangan industri halal Indonesia untuk menjadi salah satu pemain kunci dalam peta ekonomi syariah global.
Yuyun Iriyanti


















