Klikfakta38, Kuntu – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) resmi diluncurkan di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Senin (30/03/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat program peningkatan gizi masyarakat di tingkat desa.
Kehadiran SPPG ini menandai langkah konkret implementasi program pemenuhan gizi yang menyasar kelompok rentan, seperti anak-anak, balita, dan ibu hamil, melalui sistem penyediaan makanan bergizi yang lebih terstruktur.
Kegiatan peluncuran dihadiri oleh unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta relawan yang akan terlibat dalam operasional SPPG ke depan.
Plt Camat Kampar Kiri, Sri Nuryani, S.ST, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya program tersebut di Desa Kuntu. Ia menegaskan bahwa keberhasilan SPPG tidak hanya diukur dari peluncuran, tetapi dari konsistensi pelaksanaan di lapangan.
“Program ini diharapkan tidak hanya berjalan secara seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pihak pendukung menjadi kunci keberhasilan,” ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, SPPG Desa Kuntu turut didukung oleh Yayasan Surbakti Berkah Jaya yang berperan dalam mendorong penguatan kegiatan sosial serta pemberdayaan masyarakat di bidang pemenuhan gizi. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Yayasan, Desi Susanti.
Sementara itu, Kepala SPPG Kuntu, Rizaldi, SE, menyebut bahwa kehadiran SPPG merupakan langkah awal dalam membangun sistem pelayanan gizi yang terarah dan berkelanjutan di tingkat desa.
“SPPG ini diharapkan menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi seimbang, sekaligus memberikan manfaat langsung melalui penyediaan makanan bergizi,” ujarnya.
Fokus pada Kolaborasi dan Keberlanjutan
SPPG merupakan bagian dari program nasional yang berfokus pada penyediaan makanan bergizi melalui pengelolaan dapur sehat dan distribusi yang terencana. Di tingkat desa, pelaksanaannya melibatkan partisipasi masyarakat, relawan lokal, serta dukungan lintas pihak.
Selain memenuhi kebutuhan gizi, program ini juga diarahkan untuk mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai upaya mendukung perputaran ekonomi masyarakat desa.
Pemerintah Desa Kuntu menyambut baik peluncuran tersebut dan berharap program dapat berjalan secara konsisten serta memberikan dampak nyata dalam jangka panjang.
“Kami berharap seluruh pihak dapat berperan aktif sehingga manfaat program ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar perwakilan pemerintah desa.
Penentu Keberhasilan di Lapangan
Keberhasilan SPPG ke depan akan sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan, kedisiplinan pelaksana, serta sinergi antar pihak yang terlibat. Dengan pengelolaan yang optimal, SPPG diharapkan mampu menjadi salah satu pilar dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat desa.
Peluncuran SPPG di Desa Kuntu ditandai dengan kegiatan simbolis serta peninjauan langsung fasilitas yang akan digunakan dalam operasional sehari-hari.













