KLIKFAKTA38 – DEIR QANOUN AL-NAHR, 8 Agustus 2026— Sedikitnya enam orang dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka akibat serangan udara yang dilancarkan militer Israel di kawasan Deir Qanoun al-Nahr, Lebanon Selatan, pada Jumat lalu.
Kementerian Kesehatan Publik Lebanon mengonfirmasi bahwa korban tewas dalam insiden tersebut mencakup petugas medis darurat, seorang jurnalis, serta seorang anak perempuan warga negara Suriah.
Menurut laporan otoritas setempat, serangan terjadi dalam skenario ganda (double-tap strike). Serangan awal menargetkan sebuah pemukiman yang mengakibatkan tewasnya seorang gadis Suriah dan warga sipil. Ketika tim penyelamat bergerak ke lokasi untuk mengevakuasi para korban dan memberikan pertolongan pertama, serangan udara susulan kembali menghantam area tersebut.
Dua petugas paramedis dari Otoritas Kesehatan Al-Risala (Al-Risala Health Authority) tewas di tempat saat menjalankan tugas kemanusiaan. Salah satu korban tewas tercatat juga berprofesi sebagai jurnalis dan fotografer media yang sedang mendokumentasikan dampak serangan di wilayah tersebut.
“Serangan langsung terhadap armada ambulans dan petugas medis yang sedang mengevakuasi korban merupakan pelanggaran berat terhadap hukum kemanusiaan internasional,” tegas perwakilan Kementerian Kesehatan Lebanon dalam pernyataan resminya.
Selain korban jiwa, serangan udara tersebut juga menyebabkan setidaknya enam orang lainnya mengalami luka berat hingga sedang dan harus dilarikan ke rumah sakit terdekat di wilayah Tyre (Sur).
Eskalasi serangan udara di kawasan Lebanon Selatan dalam beberapa pekan terakhir terus memicu keprihatinan internasional, terutama terkait peningkatan jumlah korban dari kalangan tenaga medis dan pekerja media yang bertugas di garis depan.
Abduh Hanif MR






















