KLIKFAKTA38 – SEMARANG — Keberanian seorang mahasiswa Universitas Diponegoro (Undip) asal Kab. Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), bernama Adriano Panama, mendadak menyita perhatian publik. Kejadian berlangsung pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) atau Penerimaan Mahasiswa Baru Undip di Semarang, Kamis (6/8/2026).
Dengan lugas dan tanpa ragu, Adriano menyampaikan pandangan serta kritikan konstruktif terkait melonjaknya harga beras di pasaran dalam sebuah forum dialog terbuka.
Aksi berani pemuda asal pelosok NTT tersebut menuai pujian luas dari berbagai kalangan. Tidak hanya sekadar keberanian berbicara di depan publik, substansi yang disuarakannya mewakili keresahan masyarakat kelas bawah dan mahasiswa yang merasakan langsung dampak lonjakan harga bahan pokok tersebut.
Diapresiasi Langsung oleh Menteri Pertanian
Langkah Adriano tidak bertepuk sebelah tangan. Masukan dan aspirasi tajam yang disampaikannya langsung direspons oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Beliau memerintahkan Perum Bulog mengirim pasokan dan menargetkan harga Rp12.500/kg
Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran mengacungi jempol atas kepedulian dan daya kritis Adriano sebagai generasi muda. Ia mengapresiasi keberanian mahasiswa yang mau turun tangan menyampaikan realitas di lapangan secara objektif dan santun.
“Kritik dan masukan dari anak-anak muda seperti Adriano ini sangat bernilai bagi kami. Ini menjadi pengingat sekaligus dorongan bagi pemerintah untuk bekerja lebih keras lagi menstabilkan pasokan dan harga pangan nasional,” ujar Mentan Amran saat merespons dialog tersebut.
Respons Cepat dan Komitmen Pemerintah
Menanggapi keluhan terkait lonjakan harga beras, Mentan Amran menegaskan bahwa pemerintah terus menggenjot produksi dalam negeri melalui berbagai program strategis, mulai dari:
Penyaluran Bantuan Pangan: Memastikan distribusi beras operasional pasar dan bantuan pangan tepat sasaran.
Optimasi Lahan & Pompanisasi: Mempercepat program pompanisasi air irigasi untuk meningkatkan indeks pertanaman nasional di tengah tantangan iklim.
Pengawasan Jalur Distribusi: Berkoordinasi dengan Satgas Pangan untuk menindak spekulan yang mencoba bermain harga di tingkat eceran.
Sosok Inspiratif dari NTT
Langkah Adriano Panama menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa dari daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) seperti Alor memiliki kepekaan sosial dan keberanian intelektual yang tinggi. Keberaniannya menyuarakan isu krusial ini diharapkan mampu menginspirasi mahasiswa lain untuk tetap aktif menjadi penyeimbang dan penyambung lidah rakyat.
Abduh Hanif MR



















