Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

BMKG Tetapkan Status AWAS Hujan Ekstrem di Jabodetabek, Warga Diminta Waspada Banjir Besar

badge-check

BMKG Tetapkan Status AWAS Hujan Ekstrem di Jabodetabek, Warga Diminta Waspada Banjir Besar Perbesar

KLIKFAKTA38 – JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi menetapkan status AWAS untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menyusul potensi hujan ekstrem yang diprediksi memuncak pada hari ini, Jumat, 23 Januari 2026.

Peringatan dini ini dikeluarkan setelah hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan adanya peningkatan aktivitas Monsun Asia yang disertai fenomena Cold Surge (seruakan dingin) dari Asia menuju wilayah Indonesia bagian selatan. Kondisi ini memicu pembentukan awan hujan masif di atas langit ibu kota dan sekitarnya.

Penyebab dan Wilayah Terdampak

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG, konsentrasi awan konvektif yang signifikan terjadi akibat adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia. Hal ini menyebabkan terjadinya belokan angin dan konvergensi yang memperlambat massa udara di atas Pulau Jawa.

Beberapa wilayah yang masuk dalam zona merah (Status Awas) meliputi:

DKI Jakarta: Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Banten: Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

Jawa Barat: Kota Depok dan sebagian wilayah Bekasi.

Sementara itu, wilayah Bogor dan sekitarnya berada pada status Siaga, namun tetap diminta waspada terhadap potensi banjir kiriman akibat curah hujan tinggi di area hulu.

Upaya Mitigasi dan Kondisi Terkini

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama BPBD telah menyiagakan ratusan personel di titik-titik rawan genangan. Hingga Jumat pagi, tercatat lebih dari 125 RT di Jakarta tergenang air dengan ketinggian bervariasi antara 30 cm hingga 60 cm. Akses utama seperti Jalan Daan Mogot juga dilaporkan mengalami kemacetan parah akibat genangan air.

Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut, BMKG bersama TNI AU dan BNPB memperpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Pesawat Casa 212 dikerahkan untuk melakukan penyemaian garam (NaCl) di wilayah laut guna mencegat awan hujan agar tidak masuk ke daratan secara bersamaan.

Imbauan Masyarakat

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Bagi pengguna jalan, diharapkan menghindari titik rawan banjir dan memantau informasi terkini melalui aplikasi Info BMKG atau kanal media sosial resmi BPBD setempat.

“Kami meminta warga di bantaran sungai dan wilayah rendah untuk bersiap melakukan evakuasi mandiri jika debit air meningkat secara drastis,” ujar juru bicara BPBD DKI Jakarta.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing, 152 Pendaki Berhasil Dievakuasi Selamat

21 Okt 2026 - 04:38 WIB

Kebakaran Hutan di Gunung Sumbing, 152 Pendaki Berhasil Dievakuasi Selamat

POLDA JABAR BONGKAR PABRIK OBAT ILEGAL DI BANDUNG, MAMPUS PRODUKSI 8 JUTA BUTIR PER HARI

21 Okt 2026 - 04:32 WIB

POLDA JABAR BONGKAR PABRIK OBAT ILEGAL DI BANDUNG, MAMPUS PRODUKSI 8 JUTA BUTIR PER HARI

Peringati Dua Tahun Pemerintahan, Aksi Demo Mahasiswa di Gedung DPRD DIY Berlangsung Hingga Malam Berujung Ricuh

21 Okt 2026 - 04:29 WIB

Peringati Dua Tahun Pemerintahan, Aksi Demo Mahasiswa di Gedung DPRD DIY Berlangsung Hingga Malam Berujung Ricuh

Exit Meeting BPK, Pemkab Deli Serdang Siap Tindak Lanjuti Catatan Pemeriksaan

20 Okt 2026 - 18:16 WIB

Exit Meeting BPK, Pemkab Deli Serdang Siap Tindak Lanjuti Catatan Pemeriksaan

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Tembus Rp 16,1 Miliar

20 Okt 2026 - 03:04 WIB

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Tembus Rp 16,1 Miliar
Trending di Fakta Utama