KLIKFAKTA38 – TIRANA — Gelombang unjuk rasa antipemerintah dan mahasiswa di Tirana, Albania, berujung kerusuhan parah. Sejumlah massa aksi membakar kantor di kompleks gedung Mahkamah Agung Albania serta pintu masuk Bank Albania dalam aksi demonstrasi yang memasuki hari kelima pada Sabtu 17 Oktober 2026..
Unjuk rasa yang awalnya diinisiasi oleh puluhan ribu mahasiswa dan elemen masyarakat tersebut membawa sejumlah tuntutan. Selain menyuarakan penolakan terhadap tingginya biaya pendidikan, massa memprotes maraknya isu korupsi, tingginya angka pengangguran, serta memburuknya kondisi perekonomian nasional. Massa juga mendesak Perdana Menteri Edi Rama untuk segera mengundurkan diri dari jabatannya.
Kronologi dan Es Kalasi Bentrokan
Eskalasi Situasi: Aksi demo meluas ke area luar kantor Perdana Menteri dan pusat pemerintahan di Tirana. Massa mulai melempar batu ke arah barikade keamanan dan membakar tempat sampah serta kendaraan untuk dijadikan penghalang.
Pembakaran Gedung: Kerusuhan memuncak ketika sebagian kelompok pengunjuk rasa menyerang kompleks gedung Mahkamah Agung dan menyulut api hingga membakar beberapa bagian ruang kantor. Kepulan asap hitam tebal membumbung tinggi di sekitar area pusat kota.
Tindakan Aparat Keamanan: Polisi anti-huru-hara dikerahkan untuk memukul mundur massa menggunakan gas air mata dan meriam air. Hingga saat ini, sedikitnya 160 orang massa aksi telah ditangkap oleh aparat kepolisian terkait pengrusakan dan tindakan anarkis.
Latar Belakang Ketegangan
Ketegangan politik di Albania sebelumnya telah meningkat selama beberapa bulan. Isu korupsi pemerintahan, beban hidup masyarakat yang kian mencekik, hingga sengketa pembangunan proyek resor mewah pesisir pantai yang melibatkan investor asing menjadi pemicu kejenuhan publik hingga bermuara pada aksi turun ke jalan secara masif ini.
Pemerintah Albania belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait total kerugian material akibat pembakaran gedung Mahkamah Agung, sementara tindakan pengamanan ketat di pusat kota Tirana masih terus diberlakukan.
Abduh HMR

















