Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Menteri Pariwisata Tegaskan Penolakan Tambang Nikel di Raja Ampat

badge-check

Menteri Pariwisata Tegaskan Penolakan Tambang Nikel di Raja Ampat Perbesar

KLIKFAKTA38 – Jakarta, 8 Juni 2025 – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, menegaskan dukungannya penuh terhadap aspirasi masyarakat di Papua Barat yang menolak kegiatan pertambangan nikel di kawasan Raja Ampat. Langkah komitis ini diambil usai laporan terbaru menunjukkan bahwa operasi tambang telah menjadikan beberapa pulau seperti Gag, Kawe, dan Manuran sebagai target eksploitasi nikel, yang langsung mengancam lingkungan dan sektor pariwisata unggulan di wilayah tersebut.

“Tidak ada kompromi untuk pariwisata berkelanjutan. Raja Ampat harus tetap dilindungi sebagai satu dari tujuh keajaiban ekowisata dunia,” ungkap Sandiaga saat rapat koordinasi lintas kementerian di Jakarta. Pernyataan ini muncul menyusul survei Greenpeace yang menunjukkan lebih dari 500 hektar hutan hujan telah dibabat dan dampak sedimentasi mengancam ekosistem laut. Padahal, Raja Ampat dikenal sebagai rumah bagi 75 % spesies coral dunia dan 2.500 spesies ikan, termasuk manta penyu.

Sandiaga menambahkan, “Kesejahteraan masyarakat lokal, pelaku homestay, dan para pelestari laut menjadi prioritas utama. Jika pariwisata terancam, mata pencaharian mereka akan hilang.”

Seruan Serempak dari Pelaku Usaha

Sejak Maret 2025, Persatuan Pelaku Usaha Wisata Raja Ampat—termasuk asosiasi homestay, speedboat, dan pemandu wisata—menggelar aksi pemasangan baliho di Waisai dan pusat-pusat desa, dengan tulisan tegas: “Kami tidak makan dari tambang”

Masyarakat Adat Suku Kawei

Di Pulau Batan Pelei, Kampung Manyaifun, masyarakat adat Suku Kawei bersama warga lokal melakukan pemasangan baliho dan melancarkan petisi. Mereka menolak keras izin IUP PT Mulia Raymond Perkasa seluas 2.194 hektar. Ancaman bagi ekosistem laut dan wisata laut menjadi sorotan utama petisi mereka.

Dukungan Tokoh Masyarakat dan Legislator

Senator Paul Finsen Mayor menyatakan sikapnya: “Raja Ampat adalah Geopark dan tujuan wisata dunia—tambang harus dihentikan”

Sedangkan Elon Salomon Moifilit, dari Barisan Pemuda Adat Nusantara, mengingatkan bahwa pembukaan izin IUP seluas ribuan hektar berpotensi memicu konflik masyarakat dan kerusakan lingkungan. Ia mendesak Bupati dan Gubernur Papua Barat untuk mencabut seluruh izin pertambangan.

Tekanan Publik Meningkat & Respons Pemerintah

Sementara Pemerintah Pusat Bergerak

Kementerian Lingkungan Hidup sempat menghentikan sementara operasional tambang di empat pulau, termasuk Gag.

Evaluasi Izin & Transparansi Mendalam

DPR melalui Komisi IV meminta pihak tambang, terutama PT Gag Nikel, untuk mempublikasikan detail alokasi dana CSR dan nilai kontribusi nyata bagi masyarakat lokal.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Targetkan Swasti Saba Wistara 2027 Lomba Desa Sehat Se Kabupaten Deli Serdang Dimulai

26 Okt 2026 - 21:54 WIB

Targetkan Swasti Saba Wistara 2027 Lomba Desa Sehat Se Kabupaten Deli Serdang Dimulai

DPR Tolak Tegas Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

26 Okt 2026 - 04:11 WIB

DPR Tolak Tegas Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

Kebakaran Hebat Lahap 3 Ruko Legendaris di Suryakencana Bogor, Api Berhasil Dipadamkan Setelah 10 Jam

26 Okt 2026 - 04:08 WIB

Kebakaran Hebat Lahap 3 Ruko Legendaris di Suryakencana Bogor, Api Berhasil Dipadamkan Setelah 10 Jam

Usai Pawai Budaya Tingkat SD, Video Penampilan SDN 1 Taliwang Ditonton 7 Ribuan Kali dan Tuai Beragam Komentar

23 Okt 2026 - 20:13 WIB

Usai Pawai Budaya Tingkat SD, Video Penampilan SDN 1 Taliwang Ditonton 7 Ribuan Kali dan Tuai Beragam Komentar

Ringankan Beban Jobseeker, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Publik Mulai 1 Januari 2027

23 Okt 2026 - 04:31 WIB

Ringankan Beban Jobseeker, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Publik Mulai 1 Januari 2027
Trending di Fakta Utama