KLIKFAKTA38 – BEKASI — Aksi penipuan berbasis transaksi digital kembali meresahkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Bekasi, Jawa Barat. Seorang oknum yang mengaku sebagai dokter diduga melakukan penipuan pembayaran menggunakan kode batang QRIS palsu saat membeli makanan di kawasan jajanan kuliner Harapan Indah, tepatnya di area Transera, Perumahan Harapan Mulia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari pihak korban dan saksi di lokasi, insiden tersebut terjadi pada Minggu 20 September 2026 pagi sekitar pukul 07.00 – 09.00 WIB. Kejadian bermula saat pelaku mendatangi salah satu lapak pedagang jajanan dan memesan sejumlah makanan.
Saat tiba giliran pembayaran, pelaku memilih menggunakan metode nontunai (QRIS). Pelaku berpura-pura telah memindai kode QRIS milik pedagang dan menunjukkan resi bukti transfer yang sukses pada layar ponselnya. Namun, pedagang yang curiga kemudian memeriksa saldo masuk pada aplikasi kasir digital milik usaha culinary-nya.
“Pelaku memperlihatkan resi bukti transfer yang seolah-olah sudah berhasil. Tapi begitu dicek di riwayat mutasi rekening pedagang, tidak ada saldo yang masuk sama sekali. Diduga resi yang ditunjukkan merupakan hasil suntingan (editan) atau transaksi lama,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian.
Merasa tertipu, pedagang langsung menegur pelaku. Situasi sempat memanas ketika warga dan pengunjung kawasan kuliner Transera Harapan Mulia mulai berkumpul. Pelaku yang sempat mengaku bekerja sebagai dokter tersebut akhirnya tidak dapat berkutik ketika diminta membuktikan mutasi rekening fisiknya secara langsung.
Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dari amukan massa, pelaku segera diamankan oleh petugas keamanan (security) kawasan Transera Harapan Mulia sebelum akhirnya dilaporkan dan diserahkan kepada pihak kepolisian setempat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kasus ini menjadi peringatan keras bagi para pemilik usaha kuliner dan pedagang kaki lima agar senantiasa melakukan verifikasi real-time pada aplikasi merchant/mutasi rekening saat menerima pembayaran via QRIS, dan tidak hanya bersandar pada tangkapan layar (screenshot) yang ditunjukkan oleh pembeli.
Yuyun Iriyanti



















