KLIKFAKTA38 – NIAS SELATAN, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan resmi menghadirkan layanan kapal penyeberangan perintis KMP Hafamati HF untuk memperkuat konektivitas transportasi masyarakat di wilayah kepulauan Nias Selatan.
Peluncuran kapal tersebut berlangsung di Pelabuhan Pulau Tello, Selasa (3/11/2026), dan dihadiri Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia, Kepala Dinas Perhubungan Nias Selatan Damai Omega Telaumbanua, serta perwakilan manajemen PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba.
Bupati Nias Selatan, Sokhiatulo Laia, menyambut baik pengoperasian KMP Hafamati HF. Menurutnya, kehadiran kapal penyeberangan tersebut merupakan langkah nyata dalam meningkatkan akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat antarpulau.
“Kami mengapresiasi sinergi ASDP dan Pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Kehadiran kapal ini sangat berarti untuk mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan antarpulau,” ujarnya.
KMP Hafamati HF akan melayani lintasan Pulau Tello–Lasondre–Saeru dengan total jarak sekitar 30 mil laut. Kehadiran layanan ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses pendidikan, layanan kesehatan, distribusi kebutuhan pokok, serta berbagai aktivitas perekonomian.
General Manager ASDP Cabang Danau Toba, Ellenor Piri, menjelaskan bahwa pengoperasian kapal tersebut bukan sekadar penambahan armada, melainkan bagian dari komitmen ASDP dalam menghadirkan konektivitas transportasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kepulauan dan wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Bagi masyarakat kepulauan, konektivitas merupakan kebutuhan mendasar. Kami berharap KMP Hafamati HF menjadi penghubung antarpulau, membuka peluang ekonomi, dan meningkatkan akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik. Pengoperasiannya tetap mengedepankan prinsip 3S, yaitu Safety, Security, dan Service,” ungkap Ellenor.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Nias Selatan, Damai Omega Telaumbanua, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen mendukung keberlanjutan layanan penyeberangan tersebut melalui koordinasi bersama ASDP dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berharap layanan ini dapat berjalan konsisten dan memberikan kepastian transportasi bagi masyarakat di pulau-pulau yang selama ini memiliki keterbatasan akses,” katanya.
KMP Hafamati HF merupakan kapal tipe Ro-Ro Passenger Boat yang dinakhodai Capt. Krisno Samosir. Kapal tersebut memiliki bobot 60 Gross Tonnage (GT), kapasitas angkut 40 penumpang dan 10 sepeda motor, serta kecepatan dinas mencapai 10 knot.
Pada 2026, layanan penyeberangan ini direncanakan beroperasi selama lima hari dalam periode 14 hari. Setiap hari pelayanan direncanakan melaksanakan empat perjalanan, masing-masing pada lintasan Pulau Tello–Lasondre, Lasondre–Saeru, Saeru–Lasondre, dan Lasondre–Pulau Tello.
Sementara itu, pada 2027, layanan keperintisan tersebut direncanakan beroperasi selama 365 hari dengan target 289 trip pada masing-masing lintasan.
Melalui pengoperasian KMP Hafamati HF, ASDP berharap konektivitas transportasi laut di wilayah Nias Selatan semakin meningkat. Tidak hanya menghubungkan pulau-pulau, kehadiran kapal ini juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan.
Helpin Zebua


















