KLIKFAKTA38 – JAKARTA 29 Oktober 2026 — Proyek ambisius modernisasi perkeretaapian nasional kembali menunjukkan titik terang. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara resmi menargetkan Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, untuk mulai beroperasi penuh dalam melayani penumpang Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) pada akhir tahun 2027.
Langkah ini menjadi babak baru transformasi Stasiun Manggarai yang diproyeksikan sebagai stasiun sentral utama di Indonesia, mengintegrasikan berbagai moda transportasi publik dalam satu titik temu.
Transformasi Menuju Stasiun Sentral
Pembangunan fasilitas pendukung untuk operasional Kereta Jarak Jauh di Stasiun Manggarai saat ini tengah digenjot dan memasuki fase kedua. Pengerjaan ini merupakan bagian penting dari kelanjutan proyek strategis nasional Double-Double Track (DDT) Manggarai–Cikarang.
Pemerintah mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas tersebut mencakup penyediaan area naik-turun penumpang kereta jarak jauh yang memadai, serta penambahan sejumlah jalur rel baru dan jembatan penyeberangan.
“Saat ini fase pertama sudah selesai dan fase kedua sedang berjalan. Rencananya ditargetkan rampung pada akhir tahun 2027. Itu mencakup fasilitas naik turun untuk kereta jarak jauh, termasuk beberapa jembatan dan juga jalur,” ungkap perwakilan otoritas terkait dalam keterangan progres pembangunannya.
Ketika proyek ini rampung sepenuhnya, Stasiun Manggarai tidak lagi hanya berfungsi sebagai titik transit padat bagi pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line dan Kereta Bandara saja, melainkan juga melayani perjalanan lintas kota jarak jauh.
Menggeser Peran Stasiun Gambir
Rencana masuknya Kereta Jarak Jauh ke Manggarai secara bertahap juga akan mengubah pola operasional Stasiun Gambir di Jakarta Pusat. Stasiun Gambir diproyeksikan untuk dialihfungsikan secara optimal, di mana nantinya peran layanan naik-turun penumpang kereta jarak jauh akan bergeser dan terpusat di Stasiun Manggarai.
Kendati demikian, proyek berskala besar ini bukan tanpa tantangan. Pemerintah bersama stakeholder terkait, termasuk pihak kontraktor dan lembaga pembiayaan, terus mematangkan ruang lingkup pekerjaan DDT agar target akhir 2027 dapat tercapai tanpa mengorbankan kenyamanan jutaan komuter harian yang setiap hari lalu-lalang di stasiun ini.
Dengan wajah baru bergaya modern layaknya stasiun sentral di kota-kota besar dunia, Stasiun Manggarai diharapkan mampu mengurai kemacetan, meningkatkan efisiensi mobilitas, serta memberikan pengalaman interkoneksi transportasi yang jauh lebih mulus bagi masyarakat Indonesia.

















