Hari Raya Kurban, Momentum Menumbuhkan Kepedulian Sosial dan Keikhlasan Berbagi

KLIKFAKTA38 – Jakarta – Hari Raya Idul Adha 1446 H yang jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025, kembali menjadi momentum penting bagi umat Islam di seluruh dunia untuk menumbuhkan rasa empati, solidaritas, dan pengorbanan.

Akan tetapi, lebih dari sekadar ritual penyembelihan hewan, Idul Adha sejatinya mengandung pesan spiritual dan sosial yang sangat mendalam. Idul Adha atau Hari Raya Kurban mengingatkan pada kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail AS yang menjadi simbol ketaatan dan keikhlasan dalam menjalankan perintah Allah.

banner 325x300

Di era modern ini, semangat kurban dapat dimaknai tidak hanya dalam bentuk menyembelih hewan, tetapi juga pengorbanan ego, waktu, dan kepentingan pribadi demi kemaslahatan bersama.

Di berbagai daerah di Indonesia, pelaksanaan kurban tahun ini tidak hanya berfokus pada aspek ritual, tetapi juga menjangkau dimensi sosial. Sejumlah masjid dan lembaga zakat melaporkan peningkatan penyaluran daging kurban ke wilayah-wilayah terdampak bencana dan kantong-kantong kemiskinan.

“Makna kurban bukan semata tentang daging, tapi tentang ketulusan untuk berbagi dan menjangkau yang membutuhkan,” ujar Ustaz Fahmi Abdullah, salah satu tokoh agama di Jakarta, saat diwawancarai usai khutbah Idul Adha.

Di sisi lain, sebagian generasi muda mulai memaknai kurban dalam bentuk yang lebih luas. Komunitas sosial dan relawan di beberapa kota memanfaatkan momentum ini untuk menggalang donasi pendidikan dan makanan bergizi bagi anak-anak yatim, sebagai bentuk “kurban sosial” yang tidak kalah bermakna.

Pakar sosiologi agama dari UIN Syarif Hidayatullah, Dr. Lia Mardiana, menekankan bahwa nilai kurban bisa diterjemahkan sebagai dorongan untuk memperkuat empati dan komitmen terhadap keadilan sosial.

“Ketika umat Islam mampu menginternalisasi semangat kurban dalam kehidupan sehari-hari, maka akan terbentuk masyarakat yang lebih peduli dan inklusif,”ujarnya. Dengan demikian hari raya kurban dapat menumbuhkan kepedulian sosial dan keikhlasan berbagi.

Penulis: Yuyun Iriyanti, Abduh Hanif MREditor: Hengki Revandi