Sampaikan Pesan Provokatif, Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Bupati

KLIKFAKTA38, LUBUK PAKAM – Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mengambil langkah tegas menyikapi komentar provokatif yang disampaikan Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Deli Serdang, Sularno, di sebuah grup WhatsApp.

Sebagai bentuk komitmen menjaga netralitas, etika, dan kepercayaan publik terhadap lembaga yang bermitra dengan pemerintah, Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, memberhentikan Sularno dari jabatannya sebagai Ketua FKDM Kabupaten Deli Serdang.

banner 325x300

“Saya tidak akan mentoleransi setiap tindakan yang mencederai integritas pemerintahan dan mengganggu kondusivitas daerah,” ucap Bupati, Rabu (15/7/2026).

Drama di Atlanta: Comeback Gila Argentina Kubur Impian Inggris, Sang Juara Bertahan Melaju ke Final Tantang Spanyol

Bupati menegaskan, setiap unsur yang menjadi mitra pemerintah harus mampu menjaga sikap, menjunjung etika dalam berkomunikasi, serta tidak menyampaikan pernyataan yang berpotensi memecah belah atau menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Sebagai tindak lanjut, jabatan Ketua FKDM Kabupaten Deli Serdang kini diemban oleh Nasib Solichin yang tertuang dalam Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 100.3.3.2/629/KPTS/2026.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Deli Serdang, Kurnia Boloni Sinaga, selaku perangkat daerah yang mewadahi FKDM menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai bentuk tanggung jawab moral atas peristiwa tersebut. Anwar Sadat Siregar ditunjuk sebagai Pelaksana Harian Kepala Badan Kesbangpol ditandai dengan terbitnya Surat Perintah Pelaksana Harian Nomor: 800.1.3.3/4177.

Kejagung Alihkan Status Febri Ardiansyah Kasus Tindak Pidana Kasus Polisi Menjadi Saksi

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen menjaga kondusivitas daerah dan tidak akan mentoleransi tindakan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memastikan pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan tetap berjalan secara optimal. Ke depan, seluruh perangkat daerah dan mitra pemerintah diharapkan semakin mengedepankan profesionalisme, integritas, serta komunikasi yang bijak dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. (red/kf38)