Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Longsor Tambang Timah di Bangka, Enam Pekerja Ditemukan Tewas

badge-check

Longsor Tambang Timah di Bangka, Enam Pekerja Ditemukan Tewas Perbesar

KLIKFAKTA38 – SUNGAILIAT, BANGKA – Insiden tragis terjadi di lokasi tambang bijih timah Desa Pemali, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung pada Senin [2 Februari 2026] sore, saat puluhan pekerja tengah melakukan aktivitas penambangan. Tanah di sekitar galian tiba-tiba longsor dengan suara keras dan menimbun para pekerja yang berada di dalam lubang galian.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka melaporkan bahwa dari delapan pekerja yang tertimbun longsoran tanah, enam orang telah ditemukan meninggal dunia oleh tim SAR gabungan. Tiga korban pertama ditemukan Senin malam, sedangkan tiga lainnya ditemukan pada Selasa [3 Februari 2026] dini hari oleh tim gabungan yang bekerja sepanjang malam.

Satu pekerja berhasil diselamatkan dalam kondisi luka pada bagian kaki dan kini dirawat di rumah sakit, sedangkan satu orang lainnya masih dalam pencarian intensif dengan bantuan alat berat seperti ekskavator dan perlengkapan SAR lainnya.

Upaya Pertolongan dan Evakuasi

Tim pencarian yang terdiri dari Polres Bangka, BPBD, relawan, personel PT Timah, dan pihak lain terus bekerja untuk menemukan korban yang belum ditemukan. Evakuasi korban meninggal dan luka dilaksanakan secepat mungkin, dengan seluruh korban sudah dibawa ke fasilitas kesehatan setempat untuk proses identifikasi dan perawatan medis.

Diduga Aktivitas Tambang Tanpa Izin

Laporan awal dari beberapa media menyebutkan bahwa lokasi kejadian merupakan area tambang bijih timah yang diduga beroperasi secara tidak resmi atau inkonvensional, tanpa dokumen perizinan yang lengkap, meskipun berada di atas area yang termasuk dalam wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Timah. Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait aspek pengawasan keselamatan dan legalitas kegiatan pertambangan di lokasi tersebut.

Konteks dan Catatan Keselamatan

Insiden longsor di lokasi tambang bijih timah bukan kali pertama terjadi di Bangka Belitung. Aktivitas penambangan bijih timah yang tinggi, terutama di area tambang rakyat dan operasi skala kecil, beberapa kali menyebabkan kecelakaan dan korban jiwa akibat longsor tanah karena kedalaman galian dan kondisi struktur tanah yang labil. Faktor cuaca dan kurangnya perlindungan serta pengawasan K3 merupakan isu yang terus diperbincangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Tembus Rp 16,1 Miliar

20 Okt 2026 - 03:04 WIB

BPOM Bongkar Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto, Barang Bukti Tembus Rp 16,1 Miliar

Demo Antipemerintah di Albania Ricuh, Massa Bakar Gedung Mahkamah Agung

20 Okt 2026 - 03:01 WIB

Demo Antipemerintah di Albania Ricuh, Massa Bakar Gedung Mahkamah Agung

Demo Biaya Hidup dan Penolakan Perang di Milan Berujung Kerusuhan: Toko Dijarah, Puluhan Orang Ditahan

20 Okt 2026 - 02:58 WIB

Demo Biaya Hidup dan Penolakan Perang di Milan Berujung Kerusuhan: Toko Dijarah, Puluhan Orang Ditahan

BEM UI Gelar Aksi Demonstrasi Hari Ini, Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

20 Okt 2026 - 02:56 WIB

BEM UI Gelar Aksi Demonstrasi Hari Ini, Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Tewas Terjepit Usai Tabrak Trailer di Tol Cakung-Cilincing

19 Okt 2026 - 05:12 WIB

Diduga Microsleep, Sopir Truk Tangki Tewas Terjepit Usai Tabrak Trailer di Tol Cakung-Cilincing
Trending di Fakta Utama