Warga Miskin Pilih Beli Beras daripada Bayar BPJS: “Perut Lebih Dulu”

KLIKFAKTA38 – Jakarta, 8 Mei 2025 — Banyak warga kurang mampu di berbagai daerah di Indonesia mengaku lebih memilih membeli kebutuhan pokok seperti beras daripada membayar iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Di kawasan Tambora, Jakarta Barat, Siti Aminah (43), seorang buruh cuci, mengaku sudah tiga bulan menunggak iuran BPJS Kesehatan. “Kalau ada uang Rp35 ribu, saya pakai beli beras, bukan buat bayar BPJS. Anak-anak butuh makan setiap hari,” ujarnya kepada wartawan, [7/5].

banner 325x300

Kondisi serupa juga ditemui di wilayah lain seperti Bekasi dan Surabaya. Warga mengeluhkan harga kebutuhan pokok yang terus naik, sementara pendapatan mereka tetap atau bahkan menurun. Akibatnya, prioritas utama adalah memenuhi kebutuhan harian.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti, mengatakan bahwa pihaknya memahami dilema yang dihadapi masyarakat. “Kami terus mendorong program subsidi melalui Penerima Bantuan Iuran (PBI) agar masyarakat miskin tetap bisa tercover,” ujarnya.

Namun, banyak warga mengaku belum terdata dalam program PBI atau tidak tahu cara mendaftar. Pemerintah daerah diminta lebih proaktif dalam melakukan pendataan dan sosialisasi.

Pakar kebijakan publik dari Universitas Indonesia, Dr. Rika Santoso, menilai kondisi ini menunjukkan pentingnya integrasi kebijakan sosial dan ekonomi. “Kalau orang harus memilih antara makan atau jaminan kesehatan, itu tanda ada ketimpangan yang belum terselesaikan,” katanya.

Pemerintah diharapkan segera mengambil langkah konkret agar masyarakat tidak harus memilih antara hak dasar satu dengan yang lainnya.

Penulis: Hengki Revandi Editor: Hengki Revandi, Tim Wartawan