Cisarua Berduka: Longsor Dahsyat Timbun 30 Rumah, 8 Tewas dan Puluhan Warga Masih Hilang

KLIKFAKTA38 – CISARUA, JAWA BARAT – Suasana duka menyelimuti lereng Gunung Burangrang. Bencana tanah longsor hebat menerjang permukiman warga di Kampung Pasir Kuning dan Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Sabtu [24/1/2026]dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.

Hingga Sabtu sore, Tim SAR Gabungan melaporkan sedikitnya 8 orang ditemukan meninggal dunia, sementara 84 warga lainnya dinyatakan hilang dan diduga masih tertimbun material tanah.

banner 325x300

Kronologi Kejadian

Bencana ini dipicu oleh hujan deras dengan intensitas ekstrem yang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut. Menurut saksi mata, sempat terdengar suara gemuruh yang sangat keras dari arah bukit sebelum jutaan kubik tanah longsor menyapu bersih rumah-rumah di bawahnya.

“Kejadiannya sangat cepat, saat warga sedang terlelap tidur. Tanah dari lereng gunung langsung turun menghantam rumah-rumah di RT 05/11. Hanya dalam hitungan detik, puluhan rumah rata dengan tanah,” ujar Kepala Desa Pasirlangu, Nur Awaludin Lubis, di lokasi kejadian.

Data Korban dan Kerusakan

Berdasarkan data sementara dari BPBD Jawa Barat dan tim gabungan di lapangan:

Meninggal Dunia: 8 orang (beberapa identitas telah terverifikasi, termasuk warga bernama Sunarya, Jajang, dan Nining).

Warga Hilang: 84 orang masih dalam proses pencarian dan pendataan.

Selamat: 23 orang berhasil dievakuasi, sebagian mengalami luka-luka dan trauma berat.

Kerugian Fisik: Sedikitnya 30 unit rumah rusak berat dan tertimbun material lumpur setebal 2-4 meter.

Kendala Evakuasi

Proses pencarian yang dipusatkan di Desa Pasirlangu menghadapi tantangan berat. Medan yang terjal, lumpur yang masih labil, serta cuaca yang kembali mendung memaksa petugas menggunakan alat berat dengan sangat hati-hati. Selain itu, tim SAR juga mengerahkan unit anjing pelacak K9 untuk mendeteksi titik keberadaan korban di bawah reruntuhan.

Bupati Bandung Barat telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana untuk mempercepat proses penanganan. Saat ini, ratusan warga yang selamat telah diungsikan ke Aula Kantor Desa Pasirlangu dan beberapa titik pengungsian sementara lainnya.

Peringatan Cuaca Ekstrem

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau warga yang tinggal di radius 100 meter dari titik longsor untuk segera mengungsi. Hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya longsor susulan, mengingat kondisi tanah di lereng Gunung Burangrang masih sangat tidak stabil.

 

Penulis: Yuyun IriyantiEditor: Hengki Revandi