Menu

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Susi Pudjiastuti: “Tidak habis pikir, otaknya bermasalah” — Kritikan Pedas Eks Menteri terhadap Usulan Anggota DPR soal Kementerian Bencana

badge-check

Susi Pudjiastuti: “Tidak habis pikir, otaknya bermasalah” — Kritikan Pedas Eks Menteri terhadap Usulan Anggota DPR soal Kementerian Bencana Perbesar

KLIKFAKTA38 – JAKARTA — Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali menjadi sorotan publik setelah mengeluarkan kritik tajam terhadap salah satu anggota DPR RI yang mengusulkan pembentukan kementerian khusus penanggulangan bencana di Indonesia. Kritik itu mencuat di tengah perdebatan publik yang hangat menyusul bencana besar yang melanda beberapa wilayah Sumatera akhir-akhir ini.

Usulan pembentukan kementerian baru tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, dalam sebuah rapat kerja di kompleks parlemen pada awal Desember 2025. Utut menyatakan pemerintah dan DPR perlu mempertimbangkan pembentukan lembaga setingkat kementerian yang fokus menangani bencana alam secara spesifik, lengkap dengan direktorat jenderal untuk setiap jenis ancaman seperti longsor, banjir, dan angin topan.

Menanggapi hal ini, Susi Pudjiastuti secara terbuka menyampaikan kritik pedas melalui akun media sosialnya. Lewat unggahan di platform X, perempuan yang dikenal vokal itu menulis komentar singkat namun tajam: “His brain is a disaster (otaknya berantakan),” merujuk kepada gagasan yang disampaikan oleh anggota DPR tersebut. Unggahan ini pun langsung viral di jagat maya dan memicu gelombang respons dari netizen.

Menurut Susi, ide untuk menciptakan struktur birokrasi baru seperti kementerian yang dibagi berdasarkan jenis bencana bukanlah solusi efektif dalam penanggulangan bencana di Indonesia. Pernyataan tersebut menunjukkan ketidaksetujuan mantan menteri terhadap gagasan yang dianggapnya terlalu birokratis dan tidak relevan dengan kebutuhan mitigasi yang lebih pragmatis.

Sikap keras Susi mendapat dukungan dari sebagian warganet yang menilai Indonesia seharusnya memperkuat sistem penanganan bencana yang sudah ada, termasuk BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana), serta sinergi antarlembaga, ketimbang menambah kementerian baru. Namun sebagian lain berpandangan bahwa usulan DPR muncul dari keprihatinan terhadap kondisi lapangan yang memerlukan penanganan koordinatif lebih intensif.

Spekulasi mengenai pembentukan kementerian baru ini muncul di tengah meningkatnya kritik terhadap respons kebijakan pemerintah terhadap sejumlah peristiwa bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam konteks ini, DPR juga sempat mengusulkan kajian dan struktur baru melalui rapat kerja dengan sejumlah kementerian terkait.

Reaksi keras Susi ini pun kembali mempertegas posisinya sebagai tokoh publik yang tak ragu menyuarakan kritik terhadap kebijakan maupun wacana dari elite politik. Dengan gaya bahasa blak-blakan yang khas, mantan Menteri KKP itu berhasil memicu perdebatan lebih luas seputar kebijakan penanggulangan bencana dan cara terbaik pemerintah meresponsnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perkuat Kompetensi Digital Guru, SDN 1 Taliwang Gelar Bimtek; Suarman Ingatkan: “Guru Tidak Boleh Gagap Terhadap Teknologi”

3 Sep 2026 - 10:36 WIB

Perkuat Kompetensi Digital Guru, SDN 1 Taliwang Gelar Bimtek; Suarman Ingatkan: “Guru Tidak Boleh Gagap Terhadap Teknologi”

Diduga Keracunan Program MBG, 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

3 Sep 2026 - 01:55 WIB

Diduga Keracunan Program MBG, 431 Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Dilarikan ke Rumah Sakit

Laporan Khusus: Menjangkau Bansos Lewat Usul Sanggah Digital

3 Sep 2026 - 01:36 WIB

Laporan Khusus: Menjangkau Bansos Lewat Usul Sanggah Digital

Respons Protes Warga, Menkeu Purbaya Dorong BPS Benahi Data Desil dan DTSEN

3 Sep 2026 - 01:33 WIB

Respons Protes Warga, Menkeu Purbaya Dorong BPS Benahi Data Desil dan DTSEN

Sentuhan Estetika Modern Puncak: Jembatan Kaca Sukamahi Siap Dongkrak Ekowisata Bogor

3 Sep 2026 - 01:31 WIB

Sentuhan Estetika Modern Puncak: Jembatan Kaca Sukamahi Siap Dongkrak Ekowisata Bogor
Trending di Fakta Utama