KLIKFAKTA38 – PANGKEP, SULAWESI SELATAN – Tim SAR Gabungan akhirnya berhasil menemukan seluruh korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 dengan nomor registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport (IAT). Memasuki hari ketujuh pencarian, Jumat [23/1/2026], dua jenazah terakhir ditemukan di medan ekstrem lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep.
Penemuan Korban Terakhir
Operasi yang diberi sandi “Sapu Bersih” ini membuahkan hasil pada pagi hari tadi. Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi bahwa paket korban ke-9 ditemukan pada pukul 09.06 WITA, disusul penemuan paket ke-10 atau korban terakhir pada pukul 09.10 WITA.
“Alhamdulillah, tepat di hari ketujuh, seluruh manifest yang berjumlah 10 orang telah ditemukan. Saat ini tim sedang fokus melakukan proses evakuasi dari titik temuan menuju Base Ops Lanud Sultan Hasanuddin,” ujar Andi Sultan di Posko Tompobulu.
Medan Ekstrem dan Kondisi Korban
Proses pencarian selama sepekan terakhir menghadapi tantangan berat akibat kontur pegunungan yang curam dengan kedalaman jurang mencapai 200 hingga 500 meter. Berdasarkan data tim di lapangan, kondisi para korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan tingkat kerusakan tubuh yang bervariasi.
Hingga saat ini, dua korban telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulsel, yaitu:
Florencia Lolita Wibisono (33) – Pramugari
Deden Maulana – Pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP)
Daftar Manifest Pesawat PK-THT
Pesawat yang menempuh rute Yogyakarta–Makassar ini membawa total 10 orang, terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang:
Kategori Nama Korban
Kru Pesawat Andy Dahananto (Pilot), Farhan Gunawan (Kopilot), Hariadi (FOO), Restu Adi P (Engineer), Dwi Murdiono (Engineer), Florencia Lolita (Pramugari), Esther Aprilita Sianipar (Pramugari)
Penumpang (KKP) Ferry Irawan, Deden Maulana, Yoga Noval
Penutupan Operasi SAR
Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, menyatakan bahwa selain seluruh korban, tim juga telah mengamankan benda-benda penting termasuk serpihan mesin dan kotak hitam (black box) yang akan menjadi kunci investigasi KNKT.
Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR gabungan yang melibatkan Basarnas, TNI, Polri, serta potensi masyarakat setempat resmi dinyatakan ditutup hari ini. Seluruh jenazah yang telah dievakuasi akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk proses identifikasi lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.














