MATARAM – Pelaksanaan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Tahun 2026 untuk bidang lomba Welding (Pengelasan) resmi berakhir pada Senin, 19 Mei 2026. Ajang bergengsi yang mempertemukan talenta muda terbaik di bidang pengelasan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 18 hingga 19 Mei 2026, bertempat di bengkel pengelasan SMKN 3 Mataram.
Kompetisi bidang Welding tahun ini diikuti oleh enam SMK dari berbagai daerah di NTB, yaitu SMKN 3 Mataram, SMKN 2 Kota Bima, SMKN 1 Plampang, SMKN 1 Kopang, SMKN 1 Pringgabaya, dan SMK RUM Inovasi.
Setelah melalui persaingan yang ketat dan proses penilaian yang objektif, SMKN 3 Mataram berhasil meraih Juara 1 melalui peserta atas nama Muhammad Zulfikar di bawah bimbingan guru pendamping, Muhammad Sadam.
Tantangan dalam LKS tahun ini dirancang untuk menguji ketahanan fisik, ketelitian, serta penguasaan teknik tingkat tinggi para peserta. Proses pengelasan yang diperlombakan mencakup dua metode utama yang menjadi standar industri global, yaitu:
SMAW (Shielded Metal Arc Welding), yaitu pengelasan busur manual menggunakan elektroda terbungkus.
GMAW (Gas Metal Arc Welding), yaitu pengelasan menggunakan gas pelindung eksternal untuk menghasilkan sambungan yang lebih presisi.
Seluruh hasil benda kerja peserta diuji secara objektif melalui metode visual inspection untuk menilai kerapian dan struktur eksternal hasil las, serta leak test guna memastikan kekuatan sambungan dan integritas struktural hasil pengelasan.
Proses penilaian dilakukan langsung oleh asesor dari BLK Skill Centre NTB, Diana Fitri Jayanti, hal ini memastikan standar kompetensi yang diterapkan selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan industri saat ini.
Keberhasilan Muhammad Zulfikar tidak hanya menjadi kebanggaan bagi SMKN 3 Mataram, tetapi juga menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi di NTB semakin kompetitif dan mampu mencetak tenaga kerja profesional di bidang pengelasan.(Red)















