KLIKFAKTA38 – Jakarta, 11 Juni 2025 – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi membuka Indo Defence 2025 Expo & Forum di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada Rabu pagi (11/6/2025). Acara tersebut dihadiri oleh 1.180 peserta dari 42 negara sahabat, termasuk 659 perusahaan asing dan 521 produsen dalam negeri .
Acara diawali dengan iring-iringan kehormatan yang terdiri dari 1.500 siswa, drumben, serta kadet dari Universitas Pertahanan. Setelah mengheningkan cipta dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin, memberikan laporan bahwa pameran ini mengusung tema “Defence Partnerships for Global Peace & Stability” dan akan berlangsung selama empat hari, yaitu 11–14 Juni 2025.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menekankan bahwa kekuatan pertahanan nasional adalah jaminan kemerdekaan dan kesejahteraan bangsa. Ia mengingatkan sejarah panjang penjajahan dan memperingatkan bahwa bangsa yang tidak berinvestasi pada pertahanannya bisa kehilangan kedaulatan dan “menjadi bangsa budak”
“Suatu bangsa yang tidak mau investasi terhadap pertahanannya sendiri, biasanya kedaulatannya dirampas… menjadi bangsa budak,” tegas Prabowo .
Presiden juga mengajak negara-negara mitra untuk memanfaatkan Expo ini sebagai wahana kolaborasi teknologi dan riset pertahanan. Ia menyebutkan bahwa ajang ini memberi ruang bagi industri pertahanan dalam dan luar negeri, akademisi, serta generasi muda untuk mengikuti kemajuan sains pertahanan.
Sebagai simbolisasi pembukaan, Prabowo melakukan pemindaian telapak tangan (hand scanning) di layar digital, yang disambut tepuk tangan meriah dari seluruh peserta dan tamu undangan.
Rangkaian acara dilanjutkan dengan kunjungan ke sejumlah paviliun, termasuk dari Turki, Defend ID, serta negara-negara seperti Amerika Serikat dan Prancis. Presiden pun menjadi saksi penandatanganan 27 nota kesepahaman (MoU) senilai total sekitar Rp 33 triliun antara industri pertahanan Indonesia dan mitra asing.
Turut hadir mendampingi Presiden dalam acara tersebut adalah Wakil Presiden RI ke-6 Try Sutrisno, para pejabat kabinet, termasuk Menhan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Polhukam Budi Gunawan, Sri Mulyani (Menkeu), serta sejumlah pejabat tinggi militer dan delegasi asing.
Indo Defence 2025 Expo & Forum merupakan pameran pertahanan gabungan (Alutsista, Indo Marine, dan Indo Aerospace) yang menjadi platform strategis untuk memperkuat kerja sama bilateral maupun multilateral di bidang pertahanan. Dengan kekuatan teknologi dan kolaborasi global, diharapkan industri pertahanan nasional semakin tangguh, berdaya saing, dan mampu menjamin kedaulatan negara.













