Diduga Salah Paham Usai Tegur Penumpang, Anggota TNI Dikeroyok Massa di Stasiun Depok

KLIKFAKTA38 – Depok, 24 April 2026 – Suasana di kawasan Stasiun Depok baru, Jawa Barat, mendadak mencekam pada Senin sore setelah seorang anggota TNI menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah warga dan oknum pengemudi ojek pangkalan. Insiden ini diduga dipicu oleh kesalahpahaman setelah anggota TNI tersebut berusaha melerai seorang ibu yang tengah memarahi anaknya secara berlebihan di area publik.

‎Kronologi Kejadian

banner 325x300

‎Menurut keterangan saksi mata di lokasi, kejadian bermula sekitar pukul 19.00 WIB. Seorang anggota TNI berpakaian sipil melihat seorang wanita paruh baya tengah membentak dan melakukan tindakan fisik terhadap anaknya di area parkir stasiun.

Berniat meredam situasi, anggota TNI tersebut menghampiri dan memberikan teguran agar sang ibu tenang. Namun, teguran tersebut justru direspons dengan teriakan histeris oleh sang ibu yang mengaku merasa terancam.

‎”Awalnya cuma negur baik-baik supaya ibunya nggak kasar sama anak kecil itu. Tapi ibunya malah teriak ‘tolong’ seolah-olah mau dicelakai. Massa yang ada di sekitar pangkalan ojek langsung terpancing tanpa tahu masalah sebenarnya,” ujar Ridwan (34), salah satu pedagang di sekitar lokasi.

‎Aksi Pengeroyokan

‎Mendengar teriakan sang ibu, belasan orang yang berada di lokasi langsung mengepung korban. Meski korban sempat mengaku sebagai anggota TNI, massa yang sudah tersulut emosi tetap melakukan pemukulan secara membabi buta.

‎Aksi kekerasan tersebut baru terhenti setelah petugas keamanan stasiun (Polsuska) dan sejumlah personel kepolisian yang berjaga di pos tak jauh dari lokasi segera mengamankan korban ke dalam area stasiun.

Suasana di kawasan Stasiun Depok baru, mendadak mencekam pada Jumat malam setelah seorang anggota TNI menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah warga dan oknum pengemudi ojek pangkalan.

Baca juga : Diduga Palak Pengamen dan Ojol, Seorang Pria Babak Belur Dikeroyok Massa di Stasiun Bogor

‎Kondisi Korban dan Penanganan Hukum

‎Akibat kejadian tersebut, anggota TNI yang belum disebutkan identitasnya secara rinci ini mengalami luka lebam di bagian wajah dan kepala. Saat ini, korban telah dibawa ke RS untuk mendapatkan perawatan medis serta visum.

‎Pihak Kepolisian Resor Depok Kota mengonfirmasi telah mengamankan tiga orang yang diduga sebagai provokator dan pelaku pemukulan.

‎Status Kasus: Penyelidikan sedang berlangsung.

‎Barang Bukti: Rekaman CCTV stasiun dan video amatir warga.

‎Himbauan: Polisi meminta masyarakat tidak main hakim sendiri dan tidak mudah terprovokasi teriakan tanpa mengetahui fakta lapangan.

‎Pihak Denpom III/1 Depok dikabarkan telah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengawal kasus ini guna memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Kondisi di depan Stasiun Bogor saat ini terpantau sudah kembali kondusif.

 

Penulis: Yuyun IriyantiEditor: Hengki Revandi