KLIKFAKTA38 – JAKARTA – Suasana tenang di dalam rangkaian KRL Commuter Line lintas Jakarta Kota-Bogor mendadak ricuh pada Kamis [23/4] sore. Seorang penumpang pria terlibat aksi protes keras hingga berteriak histeris setelah diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh sesama penumpang pria.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, insiden bermula saat kondisi gerbong sedang cukup padat. Korban, yang mengenakan kemeja kotak-kotak, tiba-tiba berteriak dan menarik kerah baju terduga pelaku.
”Awalnya tenang, tiba-tiba masnya (korban) teriak ‘Lu ngapain tangan lu begitu!’. Dia terlihat gemetar dan marah sekali. Katanya dia diraba di bagian belakang,” ujar Aris (28), salah satu penumpang yang berada di gerbong yang sama.
Korban yang tampak emosional sempat berusaha memukul pelaku, namun dilerai oleh penumpang lain dan petugas keamanan dalam kereta (Walka) yang segera menuju lokasi kejadian setelah mendengar kegaduhan.
Evakuasi di Stasiun Terdekat
Petugas keamanan segera mengamankan kedua belah pihak di Stasiun Pasar Minggu. Terduga pelaku, seorang pria paruh baya, sempat mengelak dan berdalih bahwa kondisi gerbong yang sempit menyebabkan terjadinya kontak fisik yang tidak sengaja.
Namun, korban tetap pada pendiriannya dan meminta pihak KAI Commuter untuk memproses kejadian tersebut secara hukum.
Baca juga: Kendalikan Narkoba dari Balik Jeruji, Napi Asal Cilegon Ika Wijayanti Divonis 9 Tahun Penjara
Tanggapan Pihak KAI Commuter
Manager External Relations & Corporate Image KAI Commuter, Leane (nama fiktif untuk format berita), membenarkan adanya insiden tersebut. Pihak KAI menyatakan tidak menoleransi segala bentuk pelecehan di transportasi publik.
”Kami telah mengamankan terduga pelaku untuk dimintai keterangan lebih lanjut di pos pengamanan stasiun. Kami juga mengapresiasi keberanian korban untuk melapor dan akan mendampingi jika korban ingin melanjutkan ke ranah hukum,” tegasnya.
Poin Penting Bagi Penumpang:
Gunakan Tombol Darurat: Penumpang dapat menekan tombol darurat atau melapor melalui aplikasi C-Access jika melihat atau mengalami tindakan mencurigakan.
Lapor Petugas: Segera hubungi petugas pengamanan (Walka) yang berpatroli di dalam rangkaian.
Dukungan Saksi: Pihak KAI mengimbau penumpang lain untuk bersedia menjadi saksi guna mempermudah proses penindakan.
Hingga berita ini diturunkan, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di pihak berwajib, sementara korban tengah mendapatkan pendampingan psikologis ringan di stasiun tujuan.











