KLIKFAKTA38 – Sejak 6 Juni 2025, ICE melakukan penggerebekan massal di distrik Fashion, Westlake, dan lokasi lainnya di L.A., menahan puluhan orang atas dugaan pelanggaran imigrasi.
Demonstrasi berkepanjangan & berubah anarkis
Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan, beberapa awalnya damai tetapi kemudian terjadi konfrontasi, pembakaran mobil (termasuk kendaraan Waymo), pembakaran bendera AS, penjarahaan toko, hingga pemblokiran jalan raya seperti freeway 101.
Penjarahan & pembakaran mobil
Sejumlah toko (Foot Locker, T‑Mobile, Adidas, Jordan Studio 23) mengalami perusakan dan penjarahan. Minimal lima kendaraan Waymo dibakar, dan layanan kendaraan otonom dihentikan di pusat kota L.A.
Kerusuhan mencapai puncak & tanggapan aparat
Aksi ini meningkat menjadi bentrokan dengan polisi—dengan penggunaan gas air mata, peluru karet, dan peluru busa—juga blokade jalan tol. Polisi menyatakan pemberontakan luas dan menerapkan masa darurat serta jjam malam.
Tanggapan & Dampak Pemerintah
Penambahan militer federal
Presiden Trump mengerahkan sekitar 4.100 pasukan National Guard dan 700 Marinir untuk membantu LAPD dan ICE di area pusat kota, meskipun menuai protes dari Gubernur Newsom dan Wali Kota Bass atas tindakan federal tanpa persetujuan negara.
Langkah hukum & politik
Gubernur Gavin Newsom beserta Jaksa Agung California menggugat pemerintah federal atas intervensi militer yang dianggap melanggar yurisdiksi negara bagian .
Jam malam & keadaan darurat
Wali Kota Karen Bass menetapkan status darurat dan jam malam di pusat kota dari pukul 20:00 – 06:00 selama beberapa hari untuk menekan kekerasan .













