Nono, Bocah Asal NTT Raih Juara I Kompetisi Matematika Dunia

KLIKFAKTA38 – Kupang, NTT – Caesar Archangels Hendrik Meo Tnunay, yang akrab disapa Nono, kembali mengharumkan nama Indonesia. Bocah berusia delapan tahun ini meraih gelar Juara 1 dalam International Abacus World Competition 2022, menyingkirkan lebih dari 7.000 peserta dari berbagai negaram

Prestasi Luar Biasa dari Pedalaman NTT

banner 325x300

Kompetisi ini diselenggarakan secara daring, memperhitungkan kemampuan cepat dan tepat dalam menggunakan sempoa.

Nono—siswa kelas 2 SD Inpres Buraen II, Amarasi Selatan, Kupang—menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang berhasil merebut posisi tertinggi.

Latar Belakang dan Dukungan Keluarga

Lahir 2 April 2015, dari keluarga sederhana: ayah bekerja serabutan (tukang bangunan), ibu adalah guru honorer.

Sejak kecil, Nono sudah menunjukkan bakat luar biasa—berbicara lancar pada usia 1 tahun, mampu membaca dan menghadiri kursus bahasa Inggris di usia 5 tahun.

Inspirasi dan Cita-cita

Nono mengidolakan Elon Musk dan fisikawan Yohanes Surya. Ia bercita-cita mengikuti jejak mereka, menciptakan hal penting untuk membantu masyarakat di sekitarnya.

Mengaku ingin menjadi “tentara dan Elon Musk di waktu yang sama” ﹣motivasinya menunjukkan keberanian dan impian besar, meski usianya masih sangat muda.

Penulis: Abduh Hanif MREditor: Hengki Revandi