KLIKFAKTA38 – Como 1907, klub sepak bola asal Italia yang kini dimiliki oleh konglomerat Indonesia melalui Grup Djarum—telah resmi meluncurkan jersey barunya untuk musim kompetisi Serie A 2024–2025, hasil kerja sama dengan Adidas. Meski begitu, sentuhan desain dari desainer Indonesia, Didit Hediprasetyo, tetap menjadi bagian dari identitas visual tim.
Motif dan Inspirasi Desain
Desain jersey kali ini mempertahankan motif khas yang terinspirasi dari Danau Como, karya bersama seniman India, Golnaz Jebelli. Sebelumnya, saat klub bermain di Serie B, motif ini dipakai penuh di bagian jersey. Kini, desain diadaptasi menjadi garis-garis grafik bertingkat yang miring secara gradual di bagian depan jersey.
Didit menyatakan bahwa kolaborasi ini bertujuan menciptakan “desain yang mengambil inspirasi dari ketenangan danau yang berani”, di mana Jebelli melukis berbagai tekstur “air” dan “marmer” untuk memberi energi visual khas jersey tersebut.
Soal Hak dan Durasi Penggunaan Desain
Desain jersey yang dibuat oleh Didit dan Golnaz dipatenkan oleh Como 1907 selama lima musim kompetisi, dengan target menjaga kontinuitas visual minimal dua hingga lima tahun ke depan. Tujuannya adalah agar suporter tidak terbebani membeli jersey baru setiap musim.
Menurut perwakilan manajemen klub, Mirwan Suwarso, pendapatan dari merchandise menjadi sumber utama klub, tapi mereka ingin menjaga biaya tetap wajar bagi fans, terutama suporter muda dan keluarga.
Profil Singkat Sang Desainer
Didit Hediprasetyo, atau Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo (lahir 22 Maret 1984, Jakarta), adalah desainer Indonesia bertaraf internasional, lulusan Parsons NY dan Paris. Ia dikenal karena memasukkan unsur budaya Indonesia seperti songket dan brokat dalam karyanya.
Kariernya menonjol ketika merancang interior BMW Seri 7 dan ikut tampil di Paris Fashion Week secara resmi.
Ia juga merancang seragam defile kontingen Indonesia pada Olimpiade Paris 2024, menerima pujian atas estetika dan filosofi desainnya.
Kesimpulan
Kehadiran jersey terbaru Como 1907 untuk musim Serie A 2024–2025 memperlihatkan kesinambungan desain karya Didit Hediprasetyo, meski dalam format baru melalui kolaborasi dengan Adidas. Motif Danau Como tetap menjadi elemen utama, dipadukan dengan garis-garis dinamis agar terlihat modern namun tetap mengakar pada identitas lokal. Pengamanan hak desain hingga lima musim juga menunjukkan komitmen klub untuk menjaga integritas visual sekaligus menjaga suporter tetap terjangkau dalam membeli merchandise.













