KLIKFAKTA38 – Halmahera, 31 Juli 2025 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan gelombang tsunami kiriman akibat gempa berkekuatan 8,7 SR yang mengguncang wilayah Rusia berpotensi tiba di perairan Halmahera pada sore hari ini.
Menurut keterangan resmi BMKG, gelombang tsunami tersebut diperkirakan mencapai kawasan pesisir timur Indonesia sekitar pukul 16.00 hingga 18.00 WIT. Meski bukan tsunami yang diakibatkan langsung oleh aktivitas tektonik di Indonesia, fenomena ini tetap berpotensi menimbulkan dampak di wilayah pesisir.
“Ini merupakan tsunami kiriman dari wilayah utara Samudra Pasifik akibat gempa besar yang terjadi di lepas pantai Rusia. Masyarakat di kawasan pesisir Halmahera, terutama bagian utara dan timur, diimbau meningkatkan kewaspadaan,” kata Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, dalam konferensi pers siang ini.
BMKG menegaskan bahwa saat ini statusnya belum masuk kategori darurat, namun tetap meminta warga untuk tidak beraktivitas terlalu dekat dengan garis pantai hingga pemberitahuan lebih lanjut. Pihak berwenang daerah juga telah diminta bersiaga dan melakukan pemantauan di sepanjang garis pantai.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai dampak awal gelombang di daerah yang lebih dahulu dilalui tsunami kiriman tersebut. BMKG akan terus memperbarui informasi terkait situasi ini melalui kanal resmi mereka.
Masyarakat diminta tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa sumber resmi, serta tetap mengikuti arahan dari pemerintah daerah dan BPBD setempat.













