KLIKFAKTA38 – LOS ANGELES, 25 September 2025 — Gelombang protes terhadap kebijakan imigrasi keras yang diterapkan pemerintahan Trump berubah menjadi kerusuhan massal di pusat kota Los Angeles pekan ini. Puluhan toko barang mewah dan butik brand ternama di kawasan Fashion District dan Downtown menjadi sasaran penjarahan massa yang marah. Pihak kepolisian menyebut lebih dari 100 orang telah ditangkap dalam operasi skala besar terkait insiden ini.
Latar Belakang
Protes bermula ketika agen ICE melakukan razia terhadap kelompok imigran tanpa dokumen di beberapa distrik di Los Angeles, atas perintah Presiden Trump, sebagai bagian dari kampanye penegakan hukum imigrasi yang intens.
Aksi razia ini memicu kemarahan di kalangan warga, terutama komunitas imigran dan simpatisan hak-hak migran, yang menilai kebijakan tersebut represif dan tidak manusiawi.
Pada 6 Juni, razia di Fashion District dan dekat toko grosir pakaian memicu bentrokan langsung antara massa dan aparat.
Hari-hari berikutnya, protes meluas ke kawasan lainnya, dan Presiden Trump merespons dengan mengerahkan 2.000 personel National Guard federal dan 700 Marinir untuk membantu pengamanan dan penertiban aksi (meskipun kontroversial karena gubernur California menentang penggunaan pasukan federal tanpa otoritas negara bagian).
Jalannya Penjarahan & Target Brand
Menurut saksi mata dan video amatir yang tersebar di media sosial, malam-malam kerusuhan dipenuhi aksi pembongkaran etalase, pemecahan kaca, dan penjarahan toko-toko mode mewah. Barang-barang seperti tas desainer, pakaian haute couture, sepatu edisi terbatas, dan aksesoris bermerek menjadi sasaran utama.
Beberapa butik terkenal yang dilaporkan terkena dampak antara lain:
Butik merek “Élan Couture” di kawasan 8th Street, yang kaca display-nya pecah dan koleksi langka seperti jaket kulit bermotif ditarik keluar.
Toko sepatu mewah “Sole Royale” yang menjual edisi terbatas dari brand internasional, dilaporkan kehilangan puluhan pasang sepatu premium.
Galeri aksesori kulit merek “Vérité & Luxe” mengalami kerusakan besar, dengan sejumlah produk mewah raib digasak massa.
logo
logo-tv
Cari
Berita Utama Pendidikan Artikel Hukrim Politik Wisata & Budaya Olahraga Kesehatan Khazanah Opini Video Photo
Berita Utama
Kerusuhan Besar di Los Angeles: Toko Branded Dijarah, 100 Orang Ditangkap
Hengki Revandi, S.E
Senin, 29 September 2025 | 05:52 WIB
Gelombang protes terhadap kebijakan imigrasi keras yang diterapkan pemerintahan Trump berubah menjadi kerusuhan massal di pusat kota Los Angeles pekan ini.
Gelombang protes terhadap kebijakan imigrasi keras yang diterapkan pemerintahan Trump berubah menjadi kerusuhan massal di pusat kota Los Angeles pekan ini.
Para pemilik butik menyebut kerugian mencapai puluhan hingga ratusan ribu dolar per toko, belum termasuk biaya perbaikan jendela dan sistem keamanan.
Beberapa toko menyatakan bahwa sebagian perampokan tampaknya direncanakan. “Mereka datang dengan palu, langsung target ke koleksi mahal,” kata satu pemilik butik fashion independen yang memilih tetap anonim.
Penangkapan & Tindakan Kepolisian
Dalam operasi gabungan LAPD, aparat federal, dan National Guard, pihak kepolisian menyebut setidaknya 100 orang ditangkap dalam enam malam kerusuhan terakhir.
Sebagian besar ditangkap karena tuduhan “kegagalan meninggalkan tempat kerusuhan” (failure to disperse), vandalisme, penjarahan, dan perlawanan terhadap petugas.














