Kebakaran Ruko Usaha Drone di Kemayoran Tewaskan 22 Orang

KLIKFAKTA38 – Kebakaran hebat melanda sebuah ruko yang digunakan sebagai tempat usaha perakitan dan servis drone di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Waktu kejadian diperkirakan dimulai sekitar pukul 12.43 WIB pada Selasa, 9 Desember 2025.

Api pertama kali diduga berasal dari battery (kemungkinan baterai lithium) yang sedang dalam proses pengisian daya di lantai satu — sebagai gudang/area penyimpanan drone dan aksesoris.

banner 325x300

Kepulan asap tebal yang membubung tinggi membuat proses penyelamatan berjalan sulit.

Menurut keterangan awal dari pihak pemadam kebakaran, kebakaran menewaskan hingga 22 orang yang sebagian besar terjebak di lantai tiga dan lantai empat. Para korban diduga kesulitan menyelamatkan diri karena akses menuju tangga darurat terhalang material serta asap pekat. Sebanyak 18 unit mobil pemadam diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api yang baru dapat dikendalikan setelah lebih dari dua jam.

Kapolres Jakarta Pusat , Kombes Pol Susatyo P Condro menyampaikan bahwa identifikasi korban masih berlangsung, termasuk pengumpulan data keluarga yang mencari anggota keluarganya di lokasi kejadian. Tim Inafis dan Labfor telah dikerahkan untuk mengolah tempat kejadian perkara dan memastikan penyebab pasti kebakaran. “Fokus utama kami adalah evakuasi dan identifikasi korban, setelah itu barulah pendalaman penyebab kebakaran,” ujarnya.

Beberapa saksi mata menyebut suara ledakan kecil terdengar sebelum api membesar. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik di area penyimpanan baterai dan perangkat elektronik berdaya tinggi yang digunakan untuk produksi drone. Namun, polisi menekankan bahwa dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil investigasi resmi.

Hingga berita ini diturunkan, area sekitar ruko telah dipasang garis polisi dan seluruh aktivitas warga ditutup sementara. Pemerintah daerah menyatakan belasungkawa mendalam atas musibah ini dan berjanji memberikan dukungan kepada keluarga korban. Warga sekitar juga diimbau waspada dan memastikan instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha selalu memenuhi standar keamanan untuk mencegah tragedi serupa.

 

 

Penulis: Abduh Hanif MREditor: Hengki Revandi