KLIKFAKTA38 – Jakarta, 8 Mei 2025 — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) resmi menggelar operasi besar-besaran secara serentak di seluruh wilayah Tanah Air. Operasi ini ditujukan untuk memberantas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat, terutama di wilayah-wilayah rawan kriminalitas.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen. Pol. Dedi Prasetyo, menyatakan bahwa operasi ini merupakan instruksi langsung dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, [7/5]. “Premanisme dalam bentuk apa pun tidak boleh dibiarkan berkembang. Kami akan sikat habis hingga ke akar-akarnya,” tegas Dedi dalam konferensi pers pagi tadi.
Operasi ini melibatkan ribuan personel dari tingkat Polda, Polres, hingga Polsek. Mereka akan menyasar titik-titik rawan seperti terminal, pelabuhan, pasar, kawasan industri, dan tempat-tempat umum lainnya. Selain penindakan, polisi juga akan melakukan patroli intensif dan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar tidak segan melaporkan aksi premanisme.
Sejak dini hari tadi, laporan dari berbagai daerah mulai masuk. Di Surabaya, polisi menangkap 23 orang diduga preman yang kerap memeras sopir truk di Pelabuhan Tanjung Perak. Sementara itu, di Jakarta, 17 orang diamankan karena melakukan pungli di pasar dan terminal.
Polri menegaskan bahwa operasi ini akan berlangsung selama beberapa pekan ke depan, dan masyarakat diminta aktif berperan dalam menjaga ketertiban. “Ini bukan hanya tugas polisi, tapi juga tanggung jawab bersama,” ujar Irjen. Dedi.
Dengan operasi ini, Polri berharap menciptakan rasa aman dan nyaman bagi seluruh warga Indonesia. Premanisme harus diberantas agar tidak menjadi budaya kekerasan yang terus berulang.













