KLIKFAKTA38 – Jakarta – Wacana anggota DPR yang mengusulkan adanya gerbong khusus untuk merokok di kereta api menuai sorotan. Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka menilai usulan tersebut tidak sejalan dengan program pemerintahan mendatang di bawah kepemimpinan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Menurut Gibran, fokus pemerintahan ke depan adalah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menekan angka penyakit akibat rokok. “Program Pak Prabowo menitikberatkan pada kesehatan, ketahanan pangan, dan pendidikan. Kalau bicara gerbong khusus merokok, rasanya kurang sinkron dengan agenda besar tersebut,” ujar Gibran, Sabtu [23/8].
Putra Presiden Joko Widodo itu menekankan, pemerintah akan berupaya keras menekan prevalensi perokok, terutama di kalangan remaja. Ia menyebut kebijakan yang mengarah pada “fasilitasi merokok” justru bisa bertolak belakang dengan target pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan produktif.
Sebelumnya, seorang anggota DPR mengusulkan adanya gerbong khusus merokok sebagai solusi agar perokok tidak melanggar aturan larangan merokok di transportasi umum. Namun, PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan tegas menolak usulan itu dan menegaskan seluruh rangkaian kereta harus bebas dari asap rokok demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.
“Lebih baik energi kita difokuskan untuk mendukung program kesehatan dan pengentasan stunting. Itu lebih penting bagi generasi mendatang,” tambah Gibran.
Hingga kini, wacana tersebut masih menjadi perbincangan publik. Sebagian menilai sebagai bentuk kompromi bagi perokok, sementara yang lain beranggapan justru berpotensi merugikan kampanye hidup sehat yang sedang digencarkan pemerintah.














