Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

30.000 Artefak Indonesia Resmi Dikembalikan Belanda, Sejarah Pulang ke Tanah Air

badge-check

30.000 Artefak Indonesia Resmi Dikembalikan Belanda, Sejarah Pulang ke Tanah Air Perbesar

Jakarta — Sebanyak 30.000 artefak bersejarah milik Indonesia resmi dikembalikan oleh Pemerintah Belanda kepada Indonesia. Proses pemulangan benda-benda bernilai tinggi ini diumumkan pada Senin [29/9/2025] di Den Haag, Belanda, setelah melalui serangkaian perundingan panjang antara kedua negara.

Artefak-artefak tersebut terdiri dari berbagai koleksi mulai dari perhiasan emas, arca kuno, naskah, keramik, hingga benda-benda budaya yang berasal dari Nusantara. Banyak di antaranya merupakan hasil rampasan pada masa kolonial dan selama bertahun-tahun disimpan di berbagai museum serta koleksi pribadi di Belanda.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Indonesia menyebut pengembalian ini sebagai langkah monumental dalam upaya mengembalikan warisan bangsa ke tanah asalnya.

“Ini bukan sekadar pengembalian benda bersejarah, melainkan pengakuan atas perjalanan panjang bangsa Indonesia dalam merebut kembali identitas dan warisan leluhur,” ujarnya di Jakarta.

Di sisi lain, Menteri Kebudayaan Belanda menegaskan bahwa pemulangan ribuan artefak ini merupakan bagian dari komitmen negaranya untuk menghadapi sejarah kolonial dengan lebih jujur.

“Kami menyadari banyak artefak ini diperoleh dengan cara yang tidak adil di masa lalu. Hari ini, kami mengembalikannya kepada pemilik sahnya, rakyat Indonesia,” ucapnya.

Artefak-artefak tersebut dijadwalkan akan tiba di Indonesia secara bertahap mulai Oktober 2025. Pemerintah memastikan benda-benda ini akan disimpan dan dipamerkan di sejumlah museum nasional, termasuk Museum Nasional Jakarta, Museum Sonobudoyo Yogyakarta, hingga pusat-pusat kebudayaan daerah agar bisa diakses publik.

Pengembalian massal ini menjadi yang terbesar dalam sejarah hubungan Indonesia-Belanda. Sebelumnya, pada 2023 dan 2024, Belanda telah mengembalikan puluhan koleksi penting, seperti keris pusaka, arca perunggu, dan lukisan.

Sejarawan menilai langkah ini menjadi babak baru rekonsiliasi sejarah antara kedua bangsa. “Warisan budaya bukan sekadar benda mati, ia adalah saksi sejarah dan identitas. Kini, generasi muda Indonesia dapat kembali belajar langsung dari artefak leluhurnya,” kata seorang pakar sejarah Universitas Indonesia.

Dengan kepulangan 30.000 artefak ini, Indonesia disebut tengah memasuki era baru pelestarian warisan budaya, sekaligus memperkuat diplomasi kultural di tingkat internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Usai Pawai Budaya Tingkat SD, Video Penampilan SDN 1 Taliwang Ditonton 7 Ribuan Kali dan Tuai Beragam Komentar

23 Okt 2026 - 20:13 WIB

Usai Pawai Budaya Tingkat SD, Video Penampilan SDN 1 Taliwang Ditonton 7 Ribuan Kali dan Tuai Beragam Komentar

Ringankan Beban Jobseeker, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Publik Mulai 1 Januari 2027

23 Okt 2026 - 04:31 WIB

Ringankan Beban Jobseeker, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Publik Mulai 1 Januari 2027

Kabut Asap Karhutla di Sumsel Kian Pekat: Jarak Pandang Terbatas, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

23 Okt 2026 - 04:28 WIB

Kabut Asap Karhutla di Sumsel Kian Pekat: Jarak Pandang Terbatas, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

Eks Pangdam Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Pemecatan dari Dinas Militer dalam Kasus Korupsi Lahan BUMD Cilacap

23 Okt 2026 - 04:25 WIB

Eks Pangdam Letjen TNI Widi Prasetijono Dituntut 10 Tahun Penjara dan Pemecatan dari Dinas Militer dalam Kasus Korupsi Lahan BUMD Cilacap

Sinergi Polri dan BNN Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, 8 Orang Ditangkap

23 Okt 2026 - 04:22 WIB

Sinergi Polri dan BNN Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, 8 Orang Ditangkap
Trending di Fakta Utama