BMKG Belum Cabut Peringatan Tsunami, Warga Indonesia Diminta Tetap Waspada

KLIKFAKTA38 – Jakarta, 30 Juli 2025 — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan penting kepada masyarakat Indonesia untuk tetap waspada, menyusul belum dicabutnya status peringatan tsunami yang dikeluarkan sebelumnya akibat gempa besar berkekuatan 8,7 Skala Richter yang mengguncang wilayah timur Rusia, Selasa pagi.

Menurut Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, potensi gelombang tsunami masih dalam pemantauan aktif, terutama bagi kawasan pesisir timur Indonesia seperti Papua, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara. “Kami masih memantau pergerakan gelombang laut berdasarkan data buoy dan satelit. Hingga saat ini, peringatan belum kami cabut. Masyarakat di wilayah pesisir diminta tidak kembali ke bibir pantai sampai ada pengumuman resmi lebih lanjut,” ujar Dwikorita dalam konferensi pers siang tadi.

banner 325x300

BMKG juga telah berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, dan pemerintah daerah untuk memperkuat sistem evakuasi darurat di beberapa titik rawan. Sirine peringatan dini tsunami telah diuji di beberapa lokasi dan dalam kondisi aktif.

Sementara itu, beberapa wilayah seperti Biak, Morotai, dan Halmahera dilaporkan mengalami pasang air laut tidak normal. Belum ada laporan kerusakan signifikan, namun otoritas lokal telah mengimbau warga untuk menjauhi pantai dan mencari tempat aman di area lebih tinggi.

BMKG menekankan pentingnya tidak menyebarkan informasi palsu atau hoaks di tengah situasi sensitif ini. Masyarakat diminta hanya merujuk pada informasi resmi dari BMKG dan instansi pemerintah terkait.

“Keselamatan adalah yang utama. Jangan anggap enteng peringatan ini. Kami akan terus memperbarui informasi setiap saat,” tegas Dwikorita.

Hingga berita ini diturunkan, status siaga tsunami masih berlaku dan situasi terus berkembang. BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun siaga.

Penulis: Hengki RevandiEditor: Hengki Revandi, Tim Wartawan