Saratoga Rugi Rp10 Triliun di 2023, Tertekan Penurunan Nilai Investasi Komoditas”

KLIKFAKTA38 – Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), perusahaan investasi yang terafiliasi dengan Sandiaga Uno, mengalami kerugian signifikan sebesar Rp10,14 triliun sepanjang tahun 2023. Kerugian ini terutama disebabkan oleh penurunan nilai wajar investasi pada saham dan efek ekuitas lainnya, yang mencapai Rp13,81 triliun

Direktur Investasi Saratoga, Devin Wirawan, menjelaskan bahwa lonjakan kerugian tersebut dipicu oleh fluktuasi harga komoditas, terutama karena portofolio perusahaan didominasi oleh sektor sumber daya alam (SDA). Ia menambahkan bahwa volatilitas harga komoditas berada di luar kendali perusahaan, meskipun manajemen telah berupaya meningkatkan efektivitas produksi.

banner 325x300

Sebagai respons terhadap tantangan ini, Saratoga menerapkan strategi investasi yang lebih berhati-hati dan disiplin, dengan fokus pada pengelolaan arus kas yang kuat. Perusahaan juga berupaya mendiversifikasi portofolionya dengan meningkatkan investasi di sektor-sektor strategis seperti kesehatan dan energi terbarukan.

Langkah-langkah tersebut membuahkan hasil positif di tahun 2024, di mana Saratoga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp3,29 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh optimalisasi kinerja perusahaan portofolio utama seperti PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Alam Tri Resources Indonesia Tbk (ADRO), dan PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG).

Dengan strategi investasi yang terukur dan fokus pada sektor-sektor strategis, Saratoga menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik dalam menghadapi dinamika pasar, serta komitmen untuk menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi para pemangku kepentingan.

Penulis: Hengki Revandi Editor: Hengki Revandi,Tim Jurnalis