KLIKFAKTA38 – Glastonbury, Inggris – 30 Juni 2025, Musisi punk asal Inggris, Bob Vylan, kembali mencuri perhatian publik setelah secara terbuka menyuarakan dukungan terhadap Palestina dalam penampilannya di Festival Glastonbury 2025. Aksi politis yang dilakukan di salah satu festival musik terbesar dunia itu sontak menuai pro dan kontra, termasuk kecaman dari pemerintah Israel.
Di tengah penampilannya di salah satu panggung utama Glastonbury pada Sabtu malam [28/6], Bob Vylan dengan lantang menyerukan solidaritas untuk rakyat Palestina. Ia juga mengenakan kaus bertuliskan “Free Palestine” serta membentangkan bendera Palestina di hadapan puluhan ribu penonton.
“Ini bukan sekadar musik. Ini tentang keadilan, tentang pembebasan dari penindasan. Palestina harus merdeka!” ujar Bob Vylan dari atas panggung, disambut sorak sorai sebagian penonton.
Aksi tersebut langsung mendapat respons tajam dari perwakilan Israel di Inggris. Dalam pernyataan resminya, Kedutaan Besar Israel mengecam keras pernyataan Bob Vylan yang dinilai “menghasut kebencian dan menyederhanakan konflik secara sepihak”.
“Festival musik bukanlah tempat untuk propaganda politik ekstrem. Apa yang dilakukan Bob Vylan tidak mencerminkan upaya damai yang dibutuhkan di kawasan,” demikian pernyataan resmi dari Kedubes Israel di London.
Sementara itu, sejumlah organisasi HAM dan komunitas pro-Palestina memuji keberanian sang musisi. Amnesty International Inggris menyebut tindakan Bob Vylan sebagai “penggunaan kebebasan berekspresi yang sah dalam mendukung hak asasi manusia”.
Festival Glastonbury sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut, namun penyelenggara sebelumnya dikenal membebaskan artis untuk menyampaikan pesan sosial dalam penampilan mereka.
Bob Vylan memang dikenal sebagai musisi yang vokal dalam isu-isu sosial, mulai dari anti-rasisme hingga hak-hak minoritas. Sikapnya di Glastonbury kali ini menambah panjang daftar artis global yang secara terbuka mendukung kemerdekaan Palestina di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.













