Diduga Manipulasi Informasi Kredit, CU Dosnitahi Hiliduho Dituding Jalankan Praktik Pilih Kasih dan Keputusan Sepihak

Klikfakta38 – Nias, Praktik pelayanan kredit di Kantor Cabang Credit Union (CU) Dosnitahi Hiliduho menuai sorotan tajam. Sejumlah anggota mengungkap dugaan adanya manipulasi informasi, keputusan sepihak, hingga praktik pilih kasih dalam proses realisasi pinjaman yang dinilai melanggar aturan baku koperasi. Dugaan ini bahkan disinyalir mengarah pada kepentingan pribadi oknum tertentu di lingkup kantor cabang.

Seorang anggota berinisial M, yang menjadi salah satu sumber terpercaya, mengungkapkan bahwa prosedur administrasi pengajuan kredit yang seharusnya mengikuti aturan CU Dosnitahi tidak dijalankan sebagaimana mestinya oleh pihak cabang.
“Pinjaman tidak sesuai dengan prosedur administrasi baku CU Dosnitahi. Kepala Cabang melakukan perbedaan kepada anggota yang mengajukan pinjaman,” tegas M kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).

banner 325x300

Ia juga menyampaikan bahwa hasil sidang penilaian pinjaman dari Kantor Pusat KSP CU Dosnitahi di Pinangsori tidak pernah diinformasikan secara jelas kepada anggota maupun ketua kelompok. Padahal, aturan internal koperasi mewajibkan anggota mengetahui keputusan resmi dari pusat sebelum pencairan dilakukan.
“Anggota memang diberitahu, tetapi sering mengecewakan karena informasinya berubah-ubah. Seolah-olah hasil sidang dari Kantor Pusat tidak sesuai. Celah ini dipergunakan oleh oknum untuk tindakan sepihak demi kepentingan tertentu,” ungkap M.

Menurutnya, kondisi ini menciptakan ruang abu-abu yang dimanfaatkan oknum kepala cabang untuk memberikan keputusan tanpa pengawasan. Dengan minimnya akses anggota untuk berhubungan langsung dengan Kantor Pusat, sebagian anggota hanya bisa pasrah menerima informasi yang disampaikan pihak cabang, apalagi ketika mereka membutuhkan dana secara mendesak.

Saat dikonfirmasi, Kepala Cabang CU Dosnitahi Hiliduho, Noveli Lase, meminta agar anggota yang merasa dirugikan datang langsung ke kantor cabang.
“Bila ada informasi dari anggota seperti yang Bapak sampaikan, tolong disampaikan agar yang bersangkutan bisa hadir ke kantor cabang,” ujar Noveli.

Ketika ditanya apakah ia sudah pernah menerima keluhan terkait dugaan manipulasi informasi dan perlakuan pilih kasih tersebut, Noveli membantah.
“Sejauh ini saya belum pernah menerima informasi seperti itu, Pak,” ujarnya.

Upaya awak media untuk meminta klarifikasi dari Pengelola KSP CU Dosnitahi Pusat di Pinangsori, melalui Toto Munte, juga tidak membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, pihak pusat masih bungkam tanpa memberikan tanggapan.

Di tengah polemik tersebut, keresahan anggota semakin meningkat menyusul kasus pembekuan dana yang terjadi pada salah satu Credit Union ternama di Nias beberapa waktu lalu. Kekhawatiran serupa kini mulai dirasakan anggota CU Dosnitahi Cabang Hiliduho.

Seorang nasabah berinisial DG menyampaikan kecemasannya.
“Kami sangat cemas dengan kejadian di salah satu CU itu. Kami takut mengalami hal yang sama di CU Dosnitahi, uang kami tidak bisa lagi ditarik karena dibekukan,” ujar DG.

Sejumlah pemerhati koperasi menilai bahwa dugaan manipulasi informasi dan keputusan sepihak seperti ini sangat berbahaya bagi keberlangsungan layanan keuangan berbasis kepercayaan seperti Credit Union. Mereka menilai perlu adanya pemeriksaan internal, audit kepatuhan, serta keterbukaan informasi kepada anggota agar tidak terjadi kerugian yang lebih besar.

Penulis: RedaksiEditor: Redaksi