Direktur RSUD Ir. Soekarno Babel, dr Ira Ajeng, Diperiksa Terkait Hilangnya 17 Ventilator Senilai Rp.5 Miliar

KLIKFAKTA38 – Pangkalpinang, 4 Juli 2025 — Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ir. Soekarno Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dr Ira Ajeng, tengah menjadi sorotan publik usai dugaan hilangnya 17 unit ventilator senilai Rp.5 miliar mencuat ke permukaan.

Peralatan medis penting tersebut diketahui merupakan bagian dari pengadaan alat penanganan COVID-19 yang dilakukan pemerintah pusat pada masa pandemi. Namun, berdasarkan hasil audit internal dan laporan Dinas Kesehatan Provinsi Babel, 17 ventilator yang tercatat dalam daftar aset tidak lagi berada di lokasi penyimpanan RSUD Ir. Soekarno.

banner 325x300

Kepala Inspektorat Daerah Provinsi Babel, Irwan Saleh, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap jajaran manajemen RSUD, termasuk Direktur RSUD dr Ira Ajeng. “Kami sudah memintai keterangan dari beberapa pihak terkait, termasuk Ibu Direktur. Proses investigasi masih berjalan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis [3/7].

Sementara itu, dr Ira Ajeng saat dikonfirmasi belum memberikan pernyataan resmi. Namun dalam keterangan singkatnya, ia menyebut akan kooperatif dalam mendukung proses penyelidikan. “Kami siap membantu mengungkap permasalahan ini, agar semuanya menjadi terang,” ujarnya melalui pesan tertulis.

Kasus yang menimbulkan reaksi dari sejumlah pihak, termasuk anggota DPRD Babel yang meminta penelusuran tuntas dan transparan. “Hilangnya 17 ventilator bukan perkara kecil. Ini menyangkut aset negara dan alat vital penunjang keselamatan pasien,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Babel, Rudi Kurniawan.

Kepolisian Daerah Bangka Belitung dilaporkan telah membuka penyelidikan awal atas kasus ini. Dugaan awal mengarah pada kelalaian pengelolaan aset atau potensi praktik penyelewengan.

Jika terbukti adanya unsur pidana, kasus ini dapat menyeret sejumlah pihak ke meja hijau dan menjadi preseden penting dalam pengelolaan aset fasilitas kesehatan di daerah.

Penulis: Yuyun IriyantiEditor: Hengki Revandi