KLIKFAKTA38 – Jakarta, Selasa 13 Mei 2025, Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, menyatakan siap menghadapi tudingan dari penyidik KPK, Rossa Purbo Bekti, yang menuduhnya membocorkan rencana operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan caleg PDIP Harun Masiku pada Januari 2020 lalu. Firli menilai tuduhan tersebut sebagai fitnah dan kebohongan yang tidak berdasar.
“Fitnah dan bohong,” ujar kuasa hukum Firli Bahuri, Ian Iskandar, kepada wartawan, Selasa (13/5/2025).
Ian menjelaskan pihaknya akan menyampaikan klarifikasi kepada publik mengenai tuduhan tersebut. Rencananya, mereka akan menggelar konferensi pers dalam waktu dekat, meskipun waktu dan lokasi acara masih belum diumumkan.
“Nanti kami akan undang untuk konferensi pers secara lengkap,” tegas Ian.
Sebelumnya, penyidik KPK, Rossa Purbo Bekti, mengungkapkan bahwa Firli Bahuri telah membocorkan informasi terkait OTT kepada publik sebelum tim penyidik berhasil menangkap Hasto Kristiyanto dan Harun Masiku. Rossa menyebut peristiwa itu terjadi di kawasan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), tempat di mana kedua target nyaris diamankan oleh tim KPK.
Pernyataan tersebut disampaikan Rossa saat memberikan kesaksian dalam sidang kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan perkara Harun Masiku, dengan terdakwa Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Jumat (9/5/2025).
Menurut Rossa, saat itu pimpinan KPK secara sepihak mengumumkan adanya OTT melalui media sebelum kedua pihak berhasil diamankan. Informasi tersebut disampaikan ke posko penyidik dan disebarkan melalui grup internal.
“Waktu itu kami dapat kabar dari posko bahwa pimpinan KPK, yakni Firli, secara sepihak mengumumkan adanya OTT. Padahal posisi Hasto dan Harun belum diamankan,” ungkap Rossa dalam persidangan.
Ia pun mempertanyakan langkah tersebut karena bisa mengganggu proses penangkapan.
“Kami mempertanyakan mengapa informasi OTT sudah dirilis ke media padahal kedua target belum berhasil diamankan,” tambahnya terkait dugaan Firli Bahuri membocorkan OTT KPK.













