Menu ✖

Otomatis
FAKTA TERKINI

Fakta Utama

Eks Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Divonis 7,6 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi Proyek Jalur Kereta Api

badge-check

Eks Dirjen Perkeretaapian Kementrian Perhubungan Divonis 7,6 Tahun Penjara atas Kasus Korupsi Proyek Jalur Kereta Api Perbesar

KLIKFAKTA38 – Jakarta, 22 Juli 2025 — Mantan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Prasetyo Boeditjahjono resmi dijatuhi hukuman 7 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta pada Senin [21/7], terkait kasus korupsi proyek pembangunan jalur kereta api di sejumlah wilayah Indonesia.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yang sebelumnya menuntut hukuman 10 tahun penjara. Dalam amar keputusannya Ia terbukti secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi proyek pembangunan Jalur Kereta Api Besitang-Langsa pada Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Utara periode 2015-2023.

“Terbukti secara sah melakukan tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp562 Miliar. Menjatuhkan pidana penjara selama 7 tahun dan 6 bulan kata Ketua Majelis Hakim di persidangan.

Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp 2,6 Miliar.

Kasus yang  bermula dari temuan KPK terkait pengaturan lelang dan mark-up anggaran pada proyek strategis jalur kereta api yang dikerjakan oleh pihak swasta melalui konsorsium tertentu. Dalam prosesnya, ditemukan aliran dana ke sejumlah pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Juru Bicara KPK menyatakan vonis ini menjadi peringatan keras bagi para pejabat negara agar tidak menyalahgunakan wewenang demi keuntungan pribadi. “Kami menghargai putusan hakim, dan akan terus memantau proses eksekusi agar kerugian negara bisa dipulihkan.”

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa menyatakan masih mempertimbangkan langkah hukum lanjutan, termasuk kemungkinan mengajukan banding.

Vonis yang  menambah daftar panjang pejabat tinggi negara yang tersandung kasus korupsi di sektor infrastruktur, yang dalam beberapa tahun terakhir menjadi sorotan publik terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

DPR Tolak Tegas Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

26 Okt 2026 - 04:11 WIB

DPR Tolak Tegas Usulan Luhut Hapus Unsur Kerugian Negara dari Definisi Korupsi

Kebakaran Hebat Lahap 3 Ruko Legendaris di Suryakencana Bogor, Api Berhasil Dipadamkan Setelah 10 Jam

26 Okt 2026 - 04:08 WIB

Kebakaran Hebat Lahap 3 Ruko Legendaris di Suryakencana Bogor, Api Berhasil Dipadamkan Setelah 10 Jam

Usai Pawai Budaya Tingkat SD, Video Penampilan SDN 1 Taliwang Ditonton 7 Ribuan Kali dan Tuai Beragam Komentar

23 Okt 2026 - 20:13 WIB

Usai Pawai Budaya Tingkat SD, Video Penampilan SDN 1 Taliwang Ditonton 7 Ribuan Kali dan Tuai Beragam Komentar

Ringankan Beban Jobseeker, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Publik Mulai 1 Januari 2027

23 Okt 2026 - 04:31 WIB

Ringankan Beban Jobseeker, Pemprov DKI Gratiskan Transportasi Publik Mulai 1 Januari 2027

Kabut Asap Karhutla di Sumsel Kian Pekat: Jarak Pandang Terbatas, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan

23 Okt 2026 - 04:28 WIB

Kabut Asap Karhutla di Sumsel Kian Pekat: Jarak Pandang Terbatas, Warga Keluhkan Gangguan Pernapasan
Trending di Fakta Utama