KLIKFAKTA38 – Insiden tragis terjadi pada Selasa, 24 Juni 2025, sekitar jam 14.15 WIB, di galangan kapal PT ASL Shipyard, kawasan Tanjung Uncang, Batu Aji, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Kapal tanker bermuatan Crude Palm Oil (CPO) Federal II sedang menjalani perbaikan ketika percikan api dari proses pengelasan memicu kebakaran di dalam tangki yang masih mengandung bahan mudah terbakar.
Api cepat membesar karena ruang sempit dan ventilasi terbatas, sehingga proses pemadaman memerlukan waktu sekitar 1 jam 25 menit, hingga pukul 15.40 WIB.
Tim pemadam dari galangan dan BPBD setempat menerjunkan personel, namun evakuasi terkendala kondisi struktur kapal.
Korban Tewas (4 orang):
1. Gunawan Sinulingga (PT MMB)
2. Hermansyah Putra (PT OPS Ocean Pulse Solution)
3. Berkat Setiawan Gulo (PT MMB)
4. Janu Arius (PT MMB)
Luka-luka (5 orang):
Empat mengalami luka bakar berat, dirawat di RS Mutiara Aini dan RS Graha Hermin.
Satu lainnya mengalami luka ringan.
Korban luka adalah: Alatas Silaban, Upik Hidayat, Amel Rivensky Gembiran Nababan, Benni Silaban, dan Rekki Harianto Butarbutar.
Pihak Polsek Batu Aji bersama tim forensik Polresta Barelang sedang melakukan olah TKP serta memeriksa pihak galangan dan kontraktor terkait prosedur keselamatan kerja.
Dugaan awal: kelalaian prosedur pengelasan di lingkungan tertutup yang masih menyimpan bahan mudah terbakar
Kapolsek Batu Aji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, menyebutkan total sembilan orang terlibat—empat tewas, lima luka-luka
“Kita terus dalami penyebabnya, termasuk kemungkinan kelalaian prosedur,” tambahnya.
Tim investigasi akan menyelidiki apakah pihak PT ASL Shipyard dan subkontraktor telah mematuhi standar keselamatan kerja, terutama dalam pekerjaan pengelasan di lingkungan berisiko tinggi.
Berita ini akan terus diperbarui seiring dengan perkembangan hasil pemeriksaan dan keterangan dari pihak berwenang maupun perusahaan galangan.













