KLIKFAKTA38 – Bogor, 18 Juni 2025 — Tragedi kembali menghantui kawasan tambang ilegal di Parung Panjang, Kabupaten Bogor. Sebanyak lima orang ditemukan tewas dalam insiden yang terjadi Senin malam [16/6], memperpanjang daftar korban jiwa dari aktivitas pertambangan yang tidak memenuhi standar keselamatan.
Menurut keterangan aparat setempat, kelima korban ditemukan tertimbun material longsoran di salah satu jalur tambang yang selama ini dikenal sebagai area berisiko tinggi. Evakuasi dilakukan sejak dini hari dan memakan waktu lebih dari enam jam karena akses yang sulit dan kondisi tanah yang labil.
“Kelima jenazah sudah berhasil kami evakuasi. Semuanya merupakan pekerja tambang, diduga sedang berada di lokasi saat longsor terjadi,” ungkap Kapolsek Parung Panjang, Kompol Heri Susanto.
Warga sekitar menyatakan, suara gemuruh terdengar sekitar pukul 22.00 WIB, disusul dengan getaran dan debu tebal yang menyelimuti kawasan tambang. Meski aktivitas tambang di lokasi tersebut kerap dikeluhkan warga, hingga kini belum ada penertiban tegas dari pihak berwenang.
Pemkab Bogor menyatakan akan segera membentuk tim investigasi gabungan dan meninjau ulang izin-izin tambang di wilayah tersebut. “Ini sudah tragedi berulang. Kami tidak bisa diam lagi,” ujar Bupati Bogor, Iwan Setiawan.
Tragedi yang menambah panjang daftar insiden di kawasan tambang Parung Panjang yang selama bertahun-tahun menjadi sorotan karena lemahnya pengawasan dan maraknya aktivitas tambang ilegal.













