Klik Fakta38 : Sumbawa Besar, 21 September 2025 – Warga Perumahan BTN Puri Kencana Asri resah akibat kondisi listrik yang tidak stabil. Tegangan naik-turun, bahkan sejumlah peralatan elektronik warga rusak karena lonjakan arus listrik yang tak menentu. Kondisi ini memicu protes keras dan desakan agar pihak developer segera bertanggung jawab.
“Kulkas, Mesin Cuci bahkan AC, mengalami kerusakan karena daya listrik tidak stabil. Sampai kapan harus dibiarkan begini?” keluh salah seorang warga dengan nada kesal.
Warga menilai, persoalan ini bukan semata-mata tanggung jawab PLN, melainkan juga kewajiban developer yang sejak awal menjanjikan fasilitas perumahan dengan jaringan listrik memadai. Kenyataannya, kelistrikan di kompleks tersebut dinilai belum stabil.
Kritik tajam dilontarkan sejumlah warga. Mereka menuding developer abai terhadap komitmen awal. “Jangan hanya bisa menjual rumah, tapi lepas tangan setelah warga menempati. Kami minta ada solusi konkret, bukan janji manis,” tegas warga lainnya.
Warga BTN Puri Kencana Asri berencana mengajukan laporan resmi kepada pihak terkait jika developer terus bungkam. Desakan ini menjadi peringatan serius bahwa pengembang perumahan tidak boleh hanya mengejar keuntungan semata, melainkan juga wajib menjamin kualitas dan kenyamanan hunian.
Situasi ini sekaligus menjadi cermin buruk tata kelola perumahan yang kerap menomorduakan kepentingan konsumen. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin masalah serupa akan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap developer dan memicu konflik hukum di kemudian hari.
Kini, warga menanti jawaban tegas: akankah developer bertanggung jawab, atau justru membiarkan masalah listrik ini terus membayangi kehidupan mereka?














