KLIKFAKTA38 – Jakarta 31 Agustus 2025 — Ribuan massa aksi kembali turun ke jalan pada akhir pekan ini untuk menyuarakan berbagai tuntutan kepada pemerintah.
Gelombang demonstrasi yang berlangsung di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan, berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
Dalam orasi yang disampaikan perwakilan massa, terdapat beberapa poin utama tuntutan rakyat yang disuarakan:
1.Transparansi dan Pengelolaan Anggaran Negara
Massa menilai adanya ketidakjelasan dalam penggunaan anggaran negara, terutama terkait subsidi rakyat, dana pendidikan, dan program sosial. Mereka meminta pemerintah membuka laporan anggaran secara transparan kepada publik.
2. Pengendalian Harga Kebutuhan Pokok
Kenaikan harga beras, bahan bakar, dan tarif listrik menjadi sorotan utama. Demonstran menuntut langkah konkret pemerintah agar kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah.
3. Perlindungan Tenaga Kerja
Massa menolak kebijakan yang dianggap merugikan pekerja, termasuk sistem kontrak jangka panjang dan upah minim. Mereka mendesak pemerintah untuk meninjau ulang aturan ketenagakerjaan dan menjamin hak buruh.
4. Pemberantasan Korupsi
Seruan tegas juga diarahkan agar pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas praktik korupsi. Mereka menuntut agar aparat penegak hukum bertindak tanpa pandang bulu terhadap pejabat yang terlibat.
5. Kebebasan Berpendapat dan Perlindungan Hak Sipil
Demonstran menolak segala bentuk pembatasan terhadap kebebasan berekspresi di ruang publik maupun media sosial. Mereka meminta jaminan agar rakyat tidak dikriminalisasi hanya karena menyampaikan kritik.
Koordinator lapangan aksi, dalam pernyataannya, menegaskan bahwa rakyat memberi waktu tujuh hari kepada pemerintah untuk menanggapi dan merealisasikan tuntutan tersebut. Jika tidak ada langkah nyata, massa mengancam akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah lebih besar.
“Kami bukan musuh negara, kami hanya ingin suara rakyat didengar. Pemerintah harus peka terhadap penderitaan rakyat, dan waktu seminggu ini menjadi ujian keseriusan mereka,” ujar salah satu orator dari atas mobil komando.
Hingga berita ini diturunkan, situasi aksi terpantau relatif kondusif meski beberapa titik sempat terjadi ketegangan antara massa dan aparat. Pemerintah sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi menanggapi tuntutan tersebut.














