KLIKFAKTA38 – Mataram, 2 Agustus 2025 — Gelaran Festival Olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) VII di Nusa Tenggara Barat menuai sorotan publik setelah penampilan sejumlah atlet binaraga memicu kontroversi. Busana yang dikenakan saat perlombaan dinilai terlalu seksi dan tidak pantas untuk dipertontonkan di hadapan masyarakat umum.
Dalam babak final kategori binaraga yang berlangsung di salah satu arena utama FORNAS VII, beberapa atlet tampil dengan kostum minim dan memperlihatkan sebagian besar tubuh. Penampilan tersebut sontak memicu kritik dari penonton di lokasi, bahkan rekaman video yang beredar di media sosial memancing gelombang kecaman.
Sejumlah tokoh masyarakat dan netizen menilai, panitia seharusnya memperhatikan norma budaya dan etika berpakaian, apalagi mengingat NTB memiliki nilai kearifan lokal yang menjunjung kesopanan.
“Kami mendukung olahraga, tapi jangan sampai melanggar norma. Apalagi ini acara nasional yang ditonton anak-anak dan keluarga,” ujar Ahmad Rizal, tokoh pemuda Mataram.
Dinas Pemuda dan Olahraga NTB menyatakan akan meminta klarifikasi kepada panitia cabang olahraga terkait aturan kostum peserta. Sementara itu, pihak penyelenggara FORNAS VII menegaskan bahwa busana yang digunakan mengacu pada standar internasional binaraga, namun akan mempertimbangkan masukan dari masyarakat.
Kontroversi ini memicu perdebatan lebih luas soal batasan antara sportivitas, seni tubuh, dan kepantasan publik, khususnya dalam event olahraga berskala nasional.













