Viral: Kekerasan Anggota Baru di Komunitas Pecinta Alam Bitung, Sulawesi Utara Picu Kecaman Publik

KLIKFAKTA38 – Sulawesi Utara – Jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video dugaan kekerasan yang dialami anggota baru sebuah komunitas pecinta alam di Kota Bitung. Rekaman yang viral sejak Kamis malam [2/10] itu memperlihatkan beberapa senior diduga melakukan tindakan kasar dalam prosesi penerimaan anggota baru.

Dalam video berdurasi sekitar dua menit, tampak beberapa peserta dipaksa menjalani “uji fisik” di sebuah lokasi terbuka. Sejumlah senior terlihat menendang dan memukul, sementara korban lain hanya bisa menahan sakit tanpa perlawanan. Unggahan tersebut memicu gelombang kecaman dari warganet, yang menilai ritual semacam itu sudah tidak relevan dan berbahaya.

banner 325x300

Kapolres Bitung AKBP (nama fiktif) membenarkan pihaknya tengah menyelidiki kasus tersebut. “Kami sudah mengantongi identitas para pihak yang terlibat. Jika terbukti ada unsur pidana, akan kami proses sesuai hukum,” ujarnya.

Pemerintah Kota Bitung juga turun tangan. Wali Kota Bitung menegaskan bahwa aktivitas organisasi atau komunitas tidak boleh mencederai nilai kemanusiaan. “Kami mendukung pengembangan generasi muda lewat kegiatan pecinta alam, tetapi tidak dengan cara-cara kekerasan,” katanya.

Sejumlah aktivis mahasiswa dan pemerhati pendidikan turut bersuara. Mereka menilai tindakan kekerasan dalam kegiatan organisasi hanyalah bentuk “balas dendam tradisi” yang membahayakan. “Orientasi pembinaan harusnya pada solidaritas, kepedulian lingkungan, dan persaudaraan. Bukan kekerasan,” tegas salah satu pegiat LSM di Manado.

Hingga Jumat pagipagi [3/10], tagar #StopKekerasanOspek dan #BitungViral masuk daftar trending di media sosial X. Warganet menyerukan agar kasus ini menjadi momentum bagi seluruh komunitas dan organisasi di Indonesia untuk meninggalkan tradisi kekerasan dalam setiap kegiatan pembinaan anggota baru.