KLIKFAKTA38 – Malang, 10 Juli 2025 — Sejumlah elemen masyarakat di Malang menyatakan penolakan terhadap rencana ceramah dai internasional asal India, Dr. Zakir Naik, yang dijadwalkan hadir dalam sebuah acara keagamaan di kota tersebut pekan ini. Meski demikian, panitia penyelenggara memastikan bahwa kegiatan ceramah akan tetap berlangsung sesuai rencana.
Penolakan datang dari berbagai organisasi masyarakat sipil, termasuk kelompok lintas agama dan aktivis kebhinekaan. Mereka menilai kehadiran Zakir Naik bisa memicu polarisasi di tengah masyarakat karena ceramah-ceramahnya dinilai kontroversial dan berpotensi menyinggung keyakinan lain.
“Kami tidak menolak kegiatan keagamaan, tapi kami menolak provokasi terselubung yang bisa mengganggu kerukunan antarumat beragama di Malang,” ujar Danu Wibowo, koordinator aksi damai yang digelar di depan Balai Kota Malang, Rabu [9/7].
Pihak panitia penyelenggara dari lembaga dakwah lokal membantah tudingan tersebut. Mereka menyatakan bahwa kehadiran Zakir Naik murni dalam rangka menyampaikan ceramah ilmiah dan keagamaan, bukan untuk menyebarkan kebencian.
“Acara ini sudah mengantongi izin, dan kami memastikan seluruh isi ceramah sesuai dengan nilai-nilai toleransi serta hukum di Indonesia,” jelas Hasyim Fauzi, ketua panitia pelaksana.
Zakir Naik sendiri dalam konferensi pers terbatas menyampaikan bahwa ia menghargai keberagaman di Indonesia dan siap berdialog secara terbuka. “Saya datang untuk berbagi pengetahuan, bukan menimbulkan perpecahan. Saya percaya masyarakat Indonesia cukup bijak untuk menilai sendiri,” ujarnya.
Polda Jawa Timur menyatakan telah berkoordinasi dengan panitia untuk memastikan keamanan selama acara berlangsung. “Kami akan menempatkan personel di lokasi agar situasi tetap kondusif,” ujar Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Dirmanto.
Ceramah Zakir Naik dijadwalkan berlangsung di Stadion Gajayana, Malang, pada Sabtu malam, 12 Juli 2025. Diperkirakan ribuan peserta akan hadir dari berbagai daerah di Jawa Timur.













