KLIKFAKTA38 – Barcelona—Musim 2024/2025 menjadi tonggak kebangkitan FC Barcelona di bawah asuhan pelatih asal Jerman, Hansi Flick. Dalam musim debutnya, Flick berhasil membawa Blaugrana meraih tiga trofi domestik: La Liga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Kemenangan ini semakin manis dengan catatan empat kemenangan atas rival abadi, Real Madrid, termasuk kemenangan 4-0 di Santiago Bernabéu dan kemenangan dramatis 4-3 di akhir musim .
Perjalanan menuju kejayaan tidak selalu mulus. Setelah memulai musim dengan tujuh kemenangan beruntun, Barcelona mengalami masa sulit pada November—dijuluki “Shit November” oleh Flick—dengan tiga pertandingan tanpa kemenangan dan kekalahan dari Las Palmas . Namun, tim bangkit dengan merekrut kiper Wojciech Szczęsny pada Januari untuk menggantikan Ter Stegen yang cedera, yang kemudian membantu tim meraih 14 kemenangan dalam 17 pertandingan berikutnya .
El PaísFlick dikenal dengan pendekatan taktisnya yang agresif, menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan garis pertahanan tinggi dan pressing intensif. Strategi ini terbukti efektif, terutama dalam El Clásico pertama di bawah asuhannya, di mana Barcelona menang 4-0 atas Real Madrid, dengan lawan terjebak offside sebanyak 12 kali—tertinggi sejak 2013 Kepercayaan Flick terhadap pemain muda juga menjadi kunci sukses.
Pemain seperti Lamine Yamal dan Raphinha berkembang pesat di bawah bimbingannya. Raphinha, yang sebelumnya kurang konsisten, mencatatkan 30 gol dan 23 assist dalam 49 pertandingan musim ini .
Walaupun tersingkir di semifinal Liga Champions oleh Inter Milan dengan agregat 7-6, gaya bermain menyerang Barcelona mendapat pujian luas. Flick menekankan pentingnya menjaga fokus hingga akhir musim, meskipun tim telah merayakan gelar La Liga ke-28 mereka .













