Menyedihkan: 86 Juta Jiwa Korban PHK Beralih Jadi Ojol dan Pedagang Kaki Lima

KLIKFAKTA38 – Jakarta 13 Mei 2025 – Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir meninggalkan luka mendalam bagi jutaan warga Indonesia. Data terbaru menunjukkan bahwa sebanyak 86 juta orang menjadi korban PHK dan kini terpaksa bertahan hidup dengan menjadi ojek online (ojol) dan pedagang kaki lima.

Kondisi yang mencerminkan krisis ketenagakerjaan yang kian parah. Banyak di antara mereka dulunya bekerja di sektor formal—dari manufaktur, ritel, hingga teknologi. Kini, demi menyambung hidup, mereka menjajakan makanan di pinggir jalan atau menjemput penumpang di bawah terik matahari dan hujan deras.

banner 325x300

“Saya dulunya supervisor di pabrik tekstil. Sekarang saya jualan gorengan,” ujar Rudi (45), yang kehilangan pekerjaannya sejak 2022 sampai sekarang “Mau gimana lagi, anak-anak tetap harus makan.”

Tak hanya di kota besar, fenomena ini juga merambah daerah. Kurangnya lapangan kerja formal, sulitnya akses pelatihan ulang, dan tingginya biaya hidup membuat banyak korban PHK tidak punya pilihan lain.

Pakar ketenagakerjaan mengingatkan bahwa kondisi ini tak boleh dianggap enteng. “Jika negara tidak segera mengambil langkah strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan memulihkan industri, kita berpotensi mengalami krisis sosial yang berkepanjangan,” kata Dr. Nurhadi, analis ekonomi dari Universitas Indonesia.

Pemerintah diminta hadir lebih aktif untuk memberikan solusi konkret, mulai dari pelatihan vokasi, insentif usaha kecil, hingga regulasi yang melindungi hak pekerja di sektor informal.

Penulis: Yuyun IriyantiEditor: Hengki Revandi