KLIKFAKTA38 – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) tengah mengusulkan penerapan sistem parkir digital dan non-tunai di seluruh wilayah Jakarta, termasuk parkir di tepi jalan (on-street). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi, mencegah kebocoran retribusi, dan menertibkan praktik parkir liar yang merugikan masyarakat dan pendapatan daerah.
Digitalisasi Parkir: Solusi untuk Kebocoran Retribusi
Kepala Dishub DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menyatakan bahwa sistem pembayaran parkir digital akan diperluas ke berbagai titik di Jakarta. Sistem ini memungkinkan pembayaran parkir secara non-tunai melalui kartu elektronik dan QRIS, serta memantau transaksi secara real-time. Dengan demikian, pendapatan dari sektor parkir dapat langsung masuk ke kas daerah tanpa perantara, mengurangi potensi kebocoran retribusi.
Penertiban Parkir Liar dan Optimalisasi Pendapatan
Dishub DKI juga sedang mengkaji legalisasi parkir liar yang tidak mengganggu lalu lintas menjadi parkir resmi berbayar. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi praktik parkir liar yang meresahkan.
Tantangan dan Upaya Perbaikan
Meskipun upaya digitalisasi terus dilakukan, beberapa mesin parkir elektronik di Jakarta mengalami kerusakan, menyebabkan kembali ke sistem manual. Dishub DKI mengakui masalah ini dan berkomitmen untuk memperbaiki serta mengontrol kembali mesin-mesin tersebut agar sistem parkir otomatis dapat berfungsi optimal.
Dukungan dari DPRD dan Masyarakat
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Hasan Basri Umar, menekankan perlunya penerapan pungutan parkir secara elektronik untuk meningkatkan transparansi dan pendapatan daerah. Ia juga mengusulkan evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan parkir di Jakarta.
Kesimpulan
Usulan penerapan sistem parkir digital dan non-tunai di Jakarta merupakan langkah positif untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan pendapatan daerah. Dengan dukungan teknologi dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan sistem ini dapat mengatasi berbagai permasalahan terkait parkir di ibu kota.











