KLIKFAKTA38 – HOUSTON, 5 Juli 2026 – Tim nasional Maroko kembali mengukir sejarah emas di panggung sepak bola dunia. Melalui performa menyerang yang luar biasa klinis, skuad berjuluk Singa Atlas tersebut sukses menumbangkan salah satu tim tuan rumah, Kanada, dengan skor telak 3-0 dalam laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Houston Stadium, Texas.
Kemenangan meyakinkan ini mengantarkan Maroko melaju ke babak perempat final (8 besar) Piala Dunia untuk dua edisi berturut-turut, sekaligus menegaskan status mereka sebagai kekuatan yang patut diwaspadai setelah kesuksesan menembus semifinal di Qatar empat tahun lalu.
Jalannya Pertandingan: Dominasi Efisiensi Singa Atlas
Babak pertama berjalan dengan tensi tinggi dan fisik yang cukup keras. Kanada, yang didukung penuh oleh publik Amerika Utara, langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit awal. Peluang emas pertama didapatkan oleh penyerang Kanada, Tani Oluwaseyi, pada menit ke-11. Berhasil melepaskan diri dari kawalan lini belakang Maroko, Oluwaseyi melepaskan tembakan mendatar, namun kiper andalan Maroko, Yassine Bounou, dengan sigap mementahkan peluang tersebut menggunakan kaki kirinya.
Kedua tim saling terlibat duel sengit di lini tengah yang berujung pada banjir kartu kuning dari wasit Michael Oliver. Lima kartu kuning keluar dari kantong wasit sebelum turun minum, masing-masing tiga untuk Maroko dan dua untuk Kanada. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki paruh kedua, jalannya pertandingan berubah drastis berkat efisiensi taktik pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi.
Menit 50 (Gol Pertama Maroko): Berawal dari skema bola mati yang cerdik di sisi kanan, Achraf Hakimi mengirimkan umpan pendek mendatar ke depan kotak penalti. Azzedine Ounahi yang berdiri bebas langsung menyambutnya dengan sepakan first-time melengkung tanpa mampu dijangkau oleh kiper Kanada, Maxime Crépeau. Maroko memimpin 1-0.
Menit 82 (Gol Kedua Maroko): Kanada yang berupaya membalas justru kembali kecolongan. Brahim Díaz melakukan aksi individu memukau di dalam kotak penalti sebelum melepaskan umpan matang ke arah Azzedine Ounahi, yang kembali menyelesaikannya dengan tenang untuk mencetak brace.
Menit 90+8 (Gol Penutup): Memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Kanada di masa injury time, skema serangan balik cepat berhasil dituntaskan oleh pemain pengganti, Soufiane Rahimi, guna mengunci kemenangan mutlak 3-0 bagi Maroko.
Baca juga: Gelombang Lepas Paspor: Hampir 8.000 WNI Tanggalkan Kewarganegaraan dalam Lima Tahun Terakhir
Ukir Rekor Dunia Rekor Sejak 1966
Berdasarkan data statistik dari Opta, performa menyerang Maroko pada laga ini tercatat sebagai salah satu penampilan paling mematikan dalam sejarah fase gugur Piala Dunia. Singa Atlas berhasil mencatatkan persentase konversi gol sebesar 60%, di mana mereka hanya membutuhkan 5 tembakan untuk menghasilkan 3 gol ke gawang Kanada. Ini menjadi rekor konversi tembakan terbaik di laga knockout Piala Dunia sejak pencatatan detail dimulai pada tahun 1966.
Dengan hasil ini, Maroko menjadi negara Afrika pertama dalam sejarah yang mampu menembus babak perempat final Piala Dunia dalam dua edisi berturut-turut. Di babak 8 besar nanti, Maroko dijadwalkan akan menantang raksasa Eropa, Prancis, dalam laga krusial yang akan digelar di Boston pada 9 Juli mendatang.
Daftar Susunan Pemain
Kanada (4-4-2): Crépeau; Johnston, Bombito, Sigur (Osorio 86′), De Fougerolles, Laryea (Shaffelburg 78′); Buchanan (Nelson 86′), Eustáquio, Ali Ahmed (Promise David 78′); Jonathan David, Oluwaseyi (Larin 63′).
Maroko (4-2-3-1): Bono; Hakimi, Diop (Saâdane 86′), Halhal, Mazraoui; El Aynaoui, Bouaddi (Amrabat 63′); Brahim Díaz, Ounahi (El Mourabet 86′), El Khannouss (Talbi 63′); Saibari (Rahimi 22′).














